Slawi -Inspirasiline.com. Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel kepolisian, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokes) Polres Tegal bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal menggelar pelatihan peningkatan kemampuan Bhabinkamtibmas sebagai Polisi Penolong. Kegiatan yang berlangsung di halaman dan Masjid Polres Tegal pada Selasa, 11 November 2015 ini diikuti oleh seluruh anggota Bhabinkamtibmas dari Polsek jajaran Polres Tegal.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali Bhabinkamtibmas dengan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama dan penanganan keadaan darurat. Peserta mendapatkan pembekalan teori dan simulasi penanganan kegawatdaruratan, meliputi teknik dasar Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR), pertolongan pertama pada korban pingsan, serta penanganan awal terhadap korban kebakaran maupun kecelakaan.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal memberikan pelatihan praktis terkait penanganan dan pemadaman kebakaran, termasuk simulasi penggunaan tabung gas LPG yang terbakar. Peserta dilatih cara menutup katup gas yang terbakar dengan aman serta menggunakan alat pemadam sederhana. Pejabat Polres Tegal turut berpartisipasi dalam simulasi, mempraktikkan langsung teknik pemadaman api di bawah bimbingan petugas Damkar.
dr. Rizka Dewi Rahmiati dari Seksi Dokes Polres Tegal menjadi narasumber utama dalam pelatihan ini. Ia menyampaikan materi, melakukan demonstrasi, dan memberikan penjelasan tentang langkah-langkah pertolongan pertama yang cepat, tepat, dan aman.

“Bhabinkamtibmas bukan hanya pelindung dan pengayom, tetapi juga harus siap menjadi penolong. Tindakan cepat dan tepat dalam situasi darurat dapat menyelamatkan nyawa,” ujar dr. Rizka.
Kasi Dokes Polres Tegal menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Tegal untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas personel, agar semakin humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Diharapkan, melalui pelatihan ini, seluruh Bhabinkamtibmas Polres Tegal mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di lapangan. Dengan demikian, mereka dapat menjadi Polisi Penolong yang sigap, tanggap, dan siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat. (Biet)
