Sragen-Inspirasiline.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen Melalui Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi (PPID) Mengikuti Uji Publik Monitoring Dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik, Selasa (25/11/2025).
Kegiatan Yang Digelar Di Kantor Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Jawa Tengah Ini Dihadiri Oleh Wakil Bupati (Wabup) Sragen H. Suroto.
Hadir Sebagai Tim Panelis, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng Periode 2014–2019, Prof. Dr. Ir. Sri Puryono KS., M.P., Dari APINDO Jawa Tengah, Dr. Nanik Qosidah, S.E., M.Ak, Dan Komisioner Komisi Informasi Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, S.Kom.
Prensentasi Yang Dipaparkan Oleh Wabup Sragen H. Suroto Tersebut Merupakan Salah Satu Tahapan Penilaian Kepada Semua Badan Publik Oleh Komisi Informasi Jawa Tengah Khususnya Pemerintah Kabupaten Sragen.
Turut mendampingi, Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Sragen, Samsuri, Sekretaris Dinas, Budi Yuwono, Dan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi, Yudi Tamtomo.
Wabup H. Suroto Menegaskan Komitmen Kuat Pemerintah Kabupaten Sragen Terhadap Keterbukaan Informasi Pada Pelayanan Informasi Publik Yang Transparan, Konsisten, Dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat.
“Kami Bertekad Dan Berkomitmen Untuk Selalu Memperkuat Pelayanan Informasi Publik Secara Konsisten, Dan Kami Ingin Memastikan Bahwa Arah Pembangunan Kabupaten Sragen Benar-Benar Dirasakan Manfa’atnya Oleh Masyarakat,” Terangnya.
Ia Juga Menegaskan Keterbukaan Informasi Bukan Semata Formalitas, Tetapi Menjadi Budaya Yang Harus Hadir Diseluruh Proses Birokrasi Di Pemerintah Kabupaten Sragen.
H. Suroto Berharap Dalam Uji Publik Ini Kabupaten Sragen Berhasil Menjadi Kabupaten Yang Informatif.
Sementara Itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi, Yudi Tamtomo Menjelaskan Bahwa Kabupaten Sragen Berkomitmen Membangun Ekosistem Keterbukaan Dan Pelayanan Publik Termasuk Pengaduan.
“Seperti Yang Dipaparkan Bapak Wakil Bupati Sragen, Kabupaten Sragen Menekankan Pelibatan Masyarakat Untuk Menyusun Program-Program Atau Inovasi-Inovasi Yang Memiliki Dampak Langsung Untuk Kesejahteraan,” Ujarnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
