IWO dan Pemkab Tegal Perangi KDRT Cegah Perceraian Merajalela

NEWS

Slawi-Inspirasiline.com. Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Tegal menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan menggelar acara Preview Film ‘Suamiku Lukaku’ yang disutradarai oleh Viva Westi sekaligus Talkshow bertema “Perangi KDRT Bersama PD IWO dan Pemerintah Kabupaten Tegal”. Acara yang berlangsung di Aula Gedung PMI Kabupaten Tegal ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap masalah yang semakin mengkhawatirkan di wilayah tersebut.

Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, yang hadir mewakili Bupati Tegal. Turut hadir pula Sekjen DPP IWO Telly Nathalia, perwakilan dari Polres Tegal dan Kodim 0712 Tegal, serta jajaran pengurus IWO dari Kabupaten Tegal.

Ketua IWO Kabupaten Tegal M Soleh menyerahkan Plakat kepada Sekda Kab. Tegal Amir Mahmud pada acara Tahlilan Shiw KDRT.

Semarak acara semakin terasa dengan kehadiran organisasi wanita, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, lembaga kesejahteraan sosial, hingga kalangan mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Amir Makhmud menyampaikan keprihatinannya atas peningkatan kasus KDRT dan perceraian di Kabupaten Tegal dalam beberapa tahun terakhir. “Perceraian meningkat, tahun lalu cukup tinggi, hampir mendekati 2.000 kasus. Ini memprihatinkan, meskipun banyak terjadi karena faktor ekonomi,” ujarnya. Ia juga menyoroti bahwa angka KDRT yang dilaporkan masih relatif kecil, namun besar kemungkinan banyak kasus yang tidak sampai ke ranah hukum.

Faktor ekonomi, termasuk jeratan pinjaman online (pinjol), diidentifikasi sebagai penyebab utama keretakan rumah tangga. “Banyak suami yang terlilit pinjol hingga ekonomi keluarga terganggu. Itu paling banyak terjadi, termasuk di kalangan ASN,” jelas Amir.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Tegal telah menjalin kerja sama dengan Polres Tegal untuk menangani kasus KDRT secara hukum. Amir menegaskan pentingnya penegakan hukum dan pemberian sanksi tegas kepada pelaku KDRT untuk memberikan efek jera.

Selain penegakan hukum, edukasi pencegahan sejak dini juga menjadi fokus utama. Amir menekankan pentingnya sosialisasi dari dinas terkait kepada masyarakat dan remaja, khususnya mengenai bagaimana memilih pasangan hidup yang tepat agar terhindar dari penyesalan di kemudian hari.

Ketua PD IWO Kabupaten Tegal, Achmad Sholeh, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Nyawiji Bangun Tegal Luwih Apik”, terinspirasi dari program Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman. Berdasarkan kajian IWO bersama dinas terkait, angka KDRT yang meningkat menjadi pendorong lahirnya tagline kampanye “Ibu Kuat, Keluarga Sejahtera, KDRT Minggat”. Sholeh menegaskan bahwa IWO berupaya memberikan edukasi dan berkontribusi dalam menurunkan angka perceraian dan KDRT di Kabupaten Tegal.

Selain menggelar kegiatan seperti ini, IWO juga aktif menyosialisasikan kampanye anti-KDRT melalui berbagai media. “Upaya kami tidak berhenti di sini. Melalui media, kami terus menyebarkan edukasi tentang bahaya KDRT dan risiko perceraian,” pungkas Sholeh. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, IWO, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Tegal dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi seluruh keluarga. (Biet)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *