Tegal-Inspirasiline.com. Keluarga besar Mushola Baiturrahman RT 05 RW 01 Desa Pekauman Kulon, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, sukses menggelar peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mi’raj 1446 Hijriah-2025 Masehi.
Acara yang berlangsung meriah dan penuh makna ini dihadiri oleh antusiasme masyarakat Desa Pekauman Kulon dan sekitarnya, yang memadati area mushola hingga meluas ke jalanan.

Peringatan ini dilaksanakan pada Senin malam, 15 Desember 2025, di Mushola Baiturrohman.
Ketua panitia pelaksana, Ristanto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pengajian akbar ini. “Dengan penuh semangat kebersamaan, Alhamdulillah peringatan Isra Mi’raj 1446 Hijriah di Musholla Baiturrahman berjalan lancar sesuai rencana,” ujar Ristanto. Ia juga menyoroti peran penting para pemuda jamaah Mushola Baiturrahman yang menunjukkan kekompakan luar biasa dalam menyukseskan acara ini.
Ristanto berharap dedikasi mereka menjadi ladang amal ibadah dan memupuk semangat untuk peringatan hari besar Islam di masa mendatang.

Kegiatan Isra Mi’raj ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Semangat kebersamaan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, terutama para pemuda, menjadi kunci keberhasilan acara.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan Mushola Baiturrohman.
Peringatan Isro Miroj menampilkan pembicara KH Miftahudin Zuhri dari Kebumen dan sebagai qori ustad Mahdafi Kani Imam Masjid Qubah Emas Depok.
Warga tak sabar menanti kedatangan KH. Miftahudin Zuhri, sang kyai unik asal Kebumen. Keistimewaannya bukan hanya pada logat Ngapak-nya yang khas dan mengocok perut, tetapi juga kemampuannya menirukan suara wanita dengan lihai.
Kelicinan KH. Miftahudin Zuhri dalam beralih suara dan kekhasan logatnya yang jenaka membuat para pendengar betah berlama-lama menikmati ceramahnya. Keunikan inilah yang menjadi daya tarik tersendiri, menciptakan suasana akrab dan penuh tawa dalam setiap tausiahnya. (Biet)
