Tegal-Inspirasiline.com. Warga pesisir Kota Tegal tak perlu lagi resah menghadapi ancaman luapan air laut dan tingginya curah hujan. Di kawasan Kajongan, Kelurahan Muarareja, yang kerap tergenang air hingga melumpuhkan akses jalan dan merambah permukiman, kini hadir solusi nyata. Polres Tegal Kota, di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, pada Senin (15/12/2025) lalu, tak tinggal diam. Ribuan bibit mangrove ditanam dengan penuh semangat, melibatkan unsur kelurahan, relawan, dan para pelajar.

Gerakan penanaman mangrove ini bukan sekadar aksi fisik, melainkan sebuah seruan untuk menumbuhkan inspirasi dan semangat kepedulian terhadap lingkungan pesisir, terutama bagi generasi muda. Kapolres menjelaskan, wilayah pesisir, khususnya di Tegal Barat, menghadapi tantangan serius berupa kenaikan pasang laut yang menyebabkan erosi daratan akibat hantaman gelombang. “Oleh karena itu, kami melakukan penanaman sebagai upaya antisipasi terhadap pengikisan dan kerusakan lingkungan tersebut,” tegasnya. Pemilihan mangrove bukan tanpa alasan. Tanaman ini dipilih karena sangat adaptif dengan kondisi pesisir. Lebih dari sekadar menahan abrasi, mangrove diharapkan menjadi benteng pertahanan alami saat banjir rob dan luapan sungai mengancam.

Aksi Polres Tegal Kota ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologis. “Pencegahan harus dimulai sejak dini, bukan menunggu bencana datang,” ujar Kapolres, menekankan pentingnya tindakan proaktif. Kegiatan serupa direncanakan akan terus berlanjut di berbagai titik rawan banjir lainnya, demi memperluas manfaatnya bagi masyarakat. Polres Tegal Kota optimis, melalui sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, kesadaran menjaga lingkungan akan semakin tertanam, menjadikan wilayah pesisir lebih tangguh dalam menghadapi segala bentuk bencana. Tak hanya menanam, Kapolres juga menyempatkan diri memantau kondisi bantaran sungai dan perairan pesisir menggunakan perahu, menunjukkan komitmen menyeluruh dalam menjaga kelestarian lingkungan. (Biet)
