Dapur SPPG Pertama Di Sukodono Resmi Berjalan, Warga Didorong Manfaatkan Peluang

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  SPPG Jatitengah merupakan SPPG pertama yang beroperasi di Kecamatan Sukodono, tepatnya di Desa Dayu, dan diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Sragen pada Rabu (21/1/2025) sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Bupati Sragen sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Sragen, H. Suroto, menegaskan SPPG merupakan instrumen strategis yang membutuhkan pengawasan bersama untuk menjamin pemenuhan gizi anak sekaligus mendorong perputaran ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal. Pemerintah Daerah, lanjutnya, berkomitmen mengoptimalkan dampak ekonomi program MBG seiring beroperasinya seluruh SPPG di Kabupaten Sragen.

“Ketika 126 SPPG di Sragen sudah beroperasi penuh, kita harus memastikan manfaat gizi tepat sasaran dan penyerapan ekonomi lokal berjalan optimal, mulai dari tenaga kerja hingga bahan pangan,” tegasnya.

Sebagai mitra pelaksana, Ketua Yayasan Sumbangsih Generasi Bangsa, Heru Waluyo, mengajak masyarakat sekitar untuk terlibat aktif dalam operasional SPPG Jatitengah dengan memanfaatkan peluang sebagai pemasok bahan pangan dan pendukung dapur, sehingga manfaat ekonomi program dapat dirasakan langsung oleh warga setempat.

“Kami menyadari operasional dapur berpotensi menimbulkan dampak seperti aroma masakan dan limbah sisa makanan. Untuk itu, kami terbuka terhadap laporan warga dan berkomitmen terus melakukan perbaikan agar keberadaan SPPG tetap nyaman bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Jatitengah, Presta Dwi Nugroho, melaporkan dapur tersebut melayani 3.666 penerima manfaat dari 21 Sekolah dengan dukungan 41 relawan dan staf. Ia menyebut SPPG Jatitengah telah beroperasi sejak Kamis (15/1/2025) dan mendapat respons positif sebagai dapur pertama di Kecamatan Sukodono.

“Kami masih melakukan evaluasi, termasuk terkait ketepatan waktu distribusi. Komitmen kami jelas, terus memperbaiki layanan dan berkontribusi menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.(Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *