Musrenbang 2027, Bupati Sigit Pamungkas Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif & Berkelanjutan

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan Arah Pembangunan Kabupaten Sragen Tahun 2027 yang menitikberatkan pada upaya Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan. Hal tersebut akan ditopang oleh Penguatan Sumber Daya Manusia Yang Unggul, Tata Kelola Pemerintahan Yang Dinamis, Serta Pembangunan Wilayah Yang Terintegrasi.

Hal itu disampaikan Sigit Pamungkas Saat Membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sragen Tahun 2027, Selasa (10/3) di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati H. Suroto, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Camat Se-Kabupaten Sragen, Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Hingga Tokoh Masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sigit Pamungkas  menyampaikan sejumlah harapan Pembangunan untuk Tahun 2026 dan Tahun-Tahun berikutnya. Ia berharap Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Sragen dapat terus menurun melalui berbagai Program Pembangunan yang berkelanjutan serta kolaborasi seluruh Pemangku Kepentingan.

Selain itu, Program Sekolah Unggul diharapkan dapat berjalan secara Konsisten dan Berkelanjutan Guna Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Sekolah Negeri.

Di sektor Infrastruktur, Pemerintah Daerah juga terus mendorong ketersediaan Infrastruktur yang memadai, seperti Pembangunan Dan Perbaikan Jalan, Jembatan, Jaringan Irigasi, Hingga Penguatan Pusat Kegiatan UMKM Dan Pasar Rakyat Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat.

“Berbagai prestasi yang telah diraih Kabupaten Sragen diharapkan dapat menjadi tradisi baik ke depan, sekaligus membuka peluang memperoleh dukungan Pendanaan Pembangunan Dari Dana Insentif Pusat,” ujarnya.

Dalam paparan Musrenbang, juga disampaikan Strategi Penganggaran Daerah yang menunjukkan peningkatan signifikan pada belanja Infrastruktur. Persentase belanja Infrastruktur terhadap Total Belanja Daerah tercatat sebesar 25,38 Persen pada Tahun 2024, meningkat menjadi 26,78 Persen pada 2025, dan melonjak menjadi 39,95 Persen pada 2026 atau naik sekitar 13,17 Persen.

Di sisi lain, Pemerintah Daerah Melakukan Efisiensi Anggaran Melalui Penurunan Belanja Makan-Minum Dan Perjalanan Dinas. Jika pada 2024 anggaran tercatat sebesar Rp61,48 Miliar dan naik menjadi Rp64,45 Miliar pada 2025, maka pada 2026 Turun Signifikan menjadi Rp34,62 Miliar atau berkurang sekitar Rp29,83 Miliar.

Anggaran Pembangunan tersebut dialokasikan ke berbagai Sektor Strategis, di antaranya pendidikan sebesar Rp408,74 Miliar, kesehatan Rp253,80 Miliar, pekerjaan umum Rp163,59 Miliar, perumahan dan kawasan permukiman Rp46,22 Miliar, perdagangan dan koperasi Rp24,44 Miliar, pertanian Rp2,72 Miliar, serta Infrastruktur perdesaan Rp1,21 Miliar.

Sementara itu, kondisi Infrastruktur Jalan di Kabupaten Sragen pada Tahun 2026 menunjukkan capaian yang cukup baik dengan persentase Jalan Mantap mencapai 88,81 Persen, meskipun masih terdapat 136 Ruas Jalan Dalam Jondisi Rusak.

Pemerintah Kabupaten Sragen pada Tahun 2026 juga merencanakan Pembangunan 28 Ruas Jalan Dan Satu Unit Jembatan Dengan Total Anggaran Sebesar Rp81,03 Miliar.

Sementara itu, Kepala Bapperida Litbang Kabupaten Sragen, Dwiyanto menambahkan bahwa sejumlah Indikator Pembangunan Daerah menunjukkan Tren Positif. Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sragen masih berada di atas rata-rata Jawa Tengah, meskipun mengalami sedikit penyesuaian berdasarkan hasil Evaluasi terakhir.

“Tingkat Pengangguran Terbuka di Sragen juga berada di bawah rata-rata nasional maupun provinsi, yakni sekitar 3,49 Persen,” jelasnya.

Namun demikian, Dwiyanto mengakui masih terdapat pekerjaan rumah terkait Angka Kemiskinan yang saat ini berada di Kisaran 11,22 Persen, masih di atas rata-rata Nasional dan Provinsi Jawa Tengah, meskipun pada Tahun ini mengalami penurunan cukup signifikan sekitar 1,15 Persen.

Ia juga menyampaikan sejumlah Indikator Pembangunan lainnya seperti Peningkatan Kualitas Infrastruktur, capaian pengelolaan sampah, hingga pelayanan dasar masyarakat yang terus mengalami perbaikan dalam beberapa Tahun terakhir.

Melalui forum Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Sragen berharap Perencanaan Pembangunan dapat semakin terarah, terintegrasi, serta mampu menjawab berbagai tantangan Pembangunan Daerah ke depan. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *