Apel Pagi ASN Sragen, Tekankan Evaluasi RKPD 2027 Dan Inovasi Daerah

NEWS

Sragen-Inspirasiline.cim. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kantor Terpadu Pemerintah Kabupaten Sragen Mengikuti Apel Pagi Yang Dipimpin Oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan,Riset Dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sragen, Dwiyanto, Pada Senin (30/3/2026) Di Halaman Kantor Terpadu Pemkab Sragen.

Apel yang Rutin dilaksanakan seitap Senin pagi tersebut juga diikuti oleh Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda Pemda, serta Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Di Lingkup Kantor Terpadu Pemkab.

Dalam amanatnya, Kepala Bapperida Sragen, Dwiyanto mengajak seluruh ASN untuk memperkuat Silaturahmi Dan Saling Memaafkan, mengingat suasana masih dalam bulan Syawal. Ia juga menyampaikan bahwa sebagian ASN mulai kembali aktif bekerja setelah libur sebelumnya.

Lebih lanjut, Dwiyanto menyoroti dinamika perkembangan geopolitik global yang berdampak pada kondisi ekonomi, sehingga perlu menjadi perhatian dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

“RKPD 2027 akan ditetapkan pada bulan Mei. Oleh karena itu, masih ada waktu sekitar Satu Bulan bagi seluruh OPD untuk meneliti ulang rencana kerja masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap setiap perangkat Daerah dapat menyusun rencana kerja secara selektif dan berbasis skala prioritas, mengacu pada indikator kinerja serta selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sragen. Terkait plafon Anggaran, Dwiyanto menyebutkan bahwa alokasi Tahun 2027 dipastikan tidak lebih besar dari tahun sebelumnya, sehingga diperlukan penyesuaian dan optimalisasi program prioritas.

Selain itu, Dwiyanto juga menekankan pentingnya inovasi di setiap Perangkat Daerah sebagai bagian dari mandat Pemerintah Pusat. Ia mengapresiasi OPD yang telah menghasilkan inovasi, namun mengingatkan masih ada beberapa yang perlu meningkatkan Tingkat kematangan inovasi.

“Saat ini masih ada sekitar 10 OPD dengan Tingkat kematangan inovasi di bawah 90. Padahal, standar minimal yang ditetapkan adalah 90,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa inovasi menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja daerah, termasuk dalam kaitannya dengan pemberian dana transfer dari Pemerintah Pusat.

Di akhir arahannya, Dwiyanto mengingatkan seluruh ASN untuk segera menyelesaikan kewajiban pelaporan LHKPN serta pelaporan pajak sebelum batas waktu yang ditentukan.

Apel pagi tersebut berlangsung dengan tertib dan menjadi momentum penguatan disiplin, koordinasi, serta peningkatan kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen. (Sugimin/17 – Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *