Tegal-Inspirasiline.com. Mempersiapkan generasi unggul di masa depan dimulai sejak dini. Guna menggali potensi dan bakat anak-anak usia Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Acara ini resmi dibuka oleh Kepala Disdikbud Kota Tegal, Dewi Umaroh, pada Sabtu, 9 Mei 2026, di GOR Wisanggeni.
“Anak-anak usia SD adalah fondasi penting untuk kemajuan masa depan mereka. Melalui ajang ini, kita berharap dapat menumbuhkan bibit-bibit berprestasi sesuai minat dan bakat masing-masing,” ujar Dewi Umaroh dalam sambutannya.

Selaku ketua penyelenggara kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Solahuddin, ST., MM menjelaskan Festival FLS3N tingkat SD diikuti oleh 120 siswa dengan berbagai cabang lomba, meliputi menyanyi solo, tari kreasi, lomba bercerita, pantomim, kriya, menulis cerita, dan mendongeng.
Sementara itu, FLS3N jenjang SMP menghadirkan 118 peserta yang berkompetisi dalam 8 cabang: menyanyi solo, tari kreasi, ilustrasi, pantomim, kreasi musik, mendongeng, menulis cerita, dan ansambel.
Tak kalah seru, O2SN jenjang SD diikuti 144 siswa yang unjuk kebolehan di cabang atletik, ball room dance, renang, silat, dan senam. Untuk jenjang SMP, O2SN diramaikan oleh 139 peserta yang berlomba dalam cabang atletik, bulu tangkis, renang, karate, silat, dan panjat tebing.

Dewi Umaroh berharap, kegiatan ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang kelak akan mengharumkan nama Kota Tegal dan Indonesia. Beliau juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, baik bagi para juri maupun peserta.
Pembukaan FLS3N yang dihadiri para kepala sekolah SD dan SMP ini berlangsung meriah. Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan para juara lomba dari tahun sebelumnya, seperti atraksi karate, silat, dan penampilan memukau dari juara menyanyi FLS3N tingkat SMP, Sheza dari SMP Negeri 2 Kota Tegal, serta penampilan atraksi lainnya. Suasana keakraban terlihat jelas saat Ibu Dewi Umaroh berbaur dan melayani permintaan foto bersama siswa dan orang tua seusai upacara pembukaan. (Laporan: Abiet Sabariang )
