Butuh penyegaran, 9 Kades di Klambu Grobogan Adukan Camat ke Bupati dan DPRD

NEWS
Grobogan – Inspirasiline.com. Dianggap arogan dalam komunikasi pemerintahan yang menyebabkan ketidaknyamanan dalam bekerja, sebanyak 9 Kades di Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan mengadukan Camatnya Arif Effendi SH ke Bupati dan DPRD Grobogan pada Kamis (20/1/22).

Sembilan Kepala Desa se Kecamatan Klambu yang dipimpin Demang Manunggal Kecamatan Klambu  Kasir (Kades Taruman) menyampaikan aspirasinya ke Komisi A DPRD Grobogan, yang sebelumnya telah terlebih dulu menghadap Bupati Sri Sumarni di ruang kerjanya.

Arif Efendi SH Camat Klambu Grobogan

Kasir bersama anggotanya para Kades itu menyampaikan aspirasinya secara lisan dan tertulis terkait Camat Klambu yang selama ini dinilai arogan terhadap Kades se kecamatan Klambu,  sehingga  mereka meminta Bupati untuk mengganti Camat Klambu. “Intinya kami ingin penyegaran kepemimpinan di Klambu” kata Kasir.  Saat di Komisi A juga hal yang sama disampakan perwakilan Demang Klambu itu kepada Ketua Komisi A DPRD Grobogan H. Musapak SH yang didampingi Wakil Ketua Sukamto SH dan Sekretaris Komisi.

Di ruang rapat Komisi A tersebut, Sri Yanti SH ( Kades Klambu) juru bicara Demang Klambu menyampaikan rasa prihatinnya karena Camat Klambu Arif Effendi ( pak Dendy) dirasakan arogan dan bertindak sewenang wenang, sering menekan Kades dengan mengutus media ke desa desa serta mencari kesalahan masing masing Kades. ” Kami capek dan selama hampir 10 tahun kami menuruti kemauan Camat dengan cara diam, ternyata lama lama kami diperlakukan sebagai boneka. Camat sering mengutus media mempermainkan kami mencari cari kesalahan kami. Kami juga ada kekurangan, untuk itu tunjukkan kesalahan kami dan benahi kami. Untuk itu kami butuh penyegaran kepemimpinan” ungkap Kades Klambu. Kades Selojari menambahkan ia menanyakan kenapa camat yang lain bisa di rolling, sedang camat Klambu tidak bisa di rolling. Untuk itu, Kades Selojari meminta Komisi A untuk bisa meneruskan aspirasinya kepada Bupati untuk merolling Camat Dendy “Kami butuh penyegaran kepemipinan, camat yang lain bisa dirolling kok, kenapa Klambu sulit di rolling ” ungkapnya.

Spanduk Good Governance Terpampang di depan Kantor Camat Klambu

Sedangkan Kades Penganten Junaidi mengemukakan aspirasinya bahwa Camat Dendy sering membuat seolah olah dirinya Camat yang paling baik dan benar sendiri juga sering “nabrakke” antar Kades..Usai menyampaikan aspirasinya di Komisi A DPRD Grobogan, ke sembilan Kades menyerahkan laporan tertulis kepada Ketua Komisi A Musapak SH.

Sementara itu menanggapi aduan ke 9 Kades tersebut, Camat Klambu H. Arif Effendi SH ( lebih dikenal dengan panggilan Dendy) yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/1/22) dengan tetap berada di kursi rodanya karena dalam masa pemulihan mengatakan aduan terhadap dirinya oleh 9 Kades diwilayahnya bahwa dirinya disebut pemimpin arogan sebenarnya mereka ara Kades sudah terbantahkan. “Saya itu pemimpin, Pemimpin itu suatu amanah yang harus dipertanggungjawabkan di akherat. Saya harus berat menyampaikan kebijakan walaupun pahit” ungkapnya. Selain itu Camat Klambu  mengajak untuk baik dengan konsep visi dan misi yakni Terciptanya Good Governance di Kecamatan Klambu, itu baru Good belum Clean, katanya  “Kalau kemaren 9 Kades wadul ( lapor) Bupati dan DPRD bahwa saya arogan, kalau saya arogan loh  ijin pengisian perangkat desa tidak saya buat” katanya. Selanjutnya dirinya mengakui tidak membuat rekomendasi sehingga dirinya ditegur Sekda Grobogan.”Saya tahu kalau dalam pengisian perangkat desa ada indikasi KKN.” ungkapnya.

Prinsip Camat Klambu dalam hal ini adalah Jabatan itu amanah yang harus dipertanggungjawabkan di akherat, Gusti Allah mboten sare (Allah tidak tidur), kebenaran itu pahit tetapi dirinya yakin bahwa kebenaran itu pasti menang.

Selanjutnya harapan Camat Klambu kepada  9 Kades diwilayahnya itu segera sadar, introspeksi diri, sebab menurutnya kontrol didesa itu lemah. Sebagai contoh Dia ber koordinasi dengan Inspektorat Kabupaten untuk menyampling 6 desa diwilayahnya, hasilnya uang habis SPJ tidak ada.

Untuk memastikan bagaimana proses  selanjutnya, Sekda Grobogan DR Ir Moh Sumarsono MSi yang ditemui Inspirasiline.com di ruang kerjanya, Selasa siang (25/1/22) menjelaskan hal itu terjadi karena adanya miskomunikasi antara pemimpin dan anak buah, dengan kata lain  antara pimpinan dan anak buah tidak ada sinkronisasi. Sumarsono mencontoh bidang militer, bila  prajurit ada kesalahan dan tidak ada sinkronisasi antara pimpinan dan anak buah  pasti pimpinan itu yang salah. Namun demikian, lanjutnya, dirinya tidak boleh sepihak. ” Nanti akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Camat dan 9 Kadesnya. Saat ini pemeriksaan itu sudah berjalan, dibuatkan berita acara tentunya” jelas mantan Kepala Bappeda Grobogan itu.

Kata Sekda, hasil pemeriksaan tersebut nantinya dirapatkan dengan Tim Baperjakat dan hasilnya berupa rekomendasi yang akan diberikan kepada Bupati sebagai pembina kepegawaian.

“Jadi kita akan menyampaikan fakta lapangan atas kejadian ini serta regulasinya” katanya.

Sekda juga menyoroti kejadian ini merupakan kejadian miss komunikasi dan dari fakta tersebut jelas ada masalah kepemimpinan, minimal masalah komunikasi. “Sekali lagi sebelum Pemkab melakukan tindakan atau keputusan ,kami lakukan penelitian lebih dahulu kepada pihak pihak  terkait permasalahan itu di Klambu” pungkas Sekda. ( jokowi )

Bagikan ke:

2 thoughts on “Butuh penyegaran, 9 Kades di Klambu Grobogan Adukan Camat ke Bupati dan DPRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *