TP PKK Sragen Dorong Ketahanan Keluarga Untuk Cegah Narkoba

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Ketua TP PKK Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas menegaskan pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari keluarga melalui hubungan harmonis dan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak sebagai fondasi perlindungan dari pengaruh negatif.

Hal itu disampaikan Linda saat menjadi pembicara utama dalam sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) di Gedung Serbaguna Kecamatan Karangmalang, Rabu (20/5/2026).

Sosialisasi tersebut digelar untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika dan risiko hukumnya, sekaligus mendorong peran aktif TP PKK hingga tingkat desa serta organisasi siswa dalam deteksi dini penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Kegiatan itu diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas anggota TP PKK, kelompok dasawisma, Duta Genre Kabupaten Sragen, dan perwakilan OSIS SMP se-Kecamatan Karangmalang.

“Kita tentu ingin generasi muda di Sragen tumbuh menjadi generasi yang bebas dari narkoba. Karena itu, saya berharap para ibu dan remaja yang hadir dapat memahami serta menerapkan edukasi yang diperoleh hari ini dalam lingkungan keluarga maupun pergaulan sehari-hari,” ujar Linda Sigit Pamungkas.

Linda mengungkapkan kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sragen semakin memprihatinkan karena banyak melibatkan kalangan usia muda. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama sehingga upaya pencegahan perlu diperkuat dari lingkungan keluarga melalui ketahanan keluarga yang baik, komunikasi yang sehat, serta keterbukaan antara orang tua dan anak.

“Peran keluarga sangat penting, terutama ibu dalam mendidik anak. Ketika anak bertanya, responlah dengan baik dan berikan jawaban yang tepat. Anak juga harus dibiasakan terbuka agar tidak mencari ketenangan maupun validasi di luar rumah,” katanya.

Ia menambahkan, TP PKK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada keluarga, khususnya para ibu, agar lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dan mampu membangun lingkungan rumah yang aman serta nyaman bagi tumbuh kembang remaja.

“Untuk adik-adik pelajar, pilihlah lingkungan pergaulan yang baik dan teman-teman yang punya akhlak serta kepribadian positif. Saya juga mengingatkan para ibu agar membatasi screen time, baik untuk diri sendiri maupun anak, supaya komunikasi dan kebersamaan di dalam keluarga bisa lebih terjalin,” pungkasnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *