Sragen-Inspirasiline.com. Pendidikan Anak Usia Dini Tidak Hanya Menekankan Kemampuan Membaca, Menulis, Dan Berhitung, Tetapi Juga Menumbuhkan Kreativitas, Karakter, Dan Kemampuan Bersosialisasi Anak Sejak Dini.
Hal Itu Disampaikan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas Saat Membuka Gebyar PAUD Kabupaten Sragen Tahun 2026 Di GOR Diponegoro Sragen, Kamis (21/5/2026).
Sigit Pamungkas Menegaskan Pemerintah Kabupaten Sragen Berkomitmen Mendukung Pendidikan Anak Usia Dini Sebagai Investasi Jangka Panjang Bagi Daerah. Menurutnya, Anggaran Untuk PAUD Bukan Beban, Melainkan Investasi Terbaik Untuk Mencegah Berbagai Persoalan Di Masa Depan.
“Kita Ingin Memastikan Bahwa Anak-Anak Di Seluruh Pelosok Kabupaten Ini Memiliki Kesempatan Yang Sama Untuk Bermimpi. Kita Ingin Mereka Tahu Bahwa Tidak Ada Mimpi Yang Terlalu Besar, Dan Tidak Ada Harapan Yang Terlalu Tinggi Untuk Mereka Gapai,” Ujarnya.
Ia Juga Mengajak Para Orang Tua Untuk Terus Menjalin Komunikasi Yang Baik Dengan Pendidik PAUD Guna Menciptakan Lingkungan Yang Ramah Anak, Bebas Kekerasan, Serta Mendukung Anak Belajar Sambil Bermain.
Sementara Itu, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Purwanti Mengatakan Gebyar PAUD 2026 Diikuti 690 Anak Dari Jenjang PAUD Dan Pendidikan Nonformal. Berbagai Cabang Lomba Digelar, Di Antaranya Lomba Memakai Baju Dan Meronce Untuk Peserta PAUD Nonformal, Serta Lomba Kolase Dan Baca Puisi Ciptaan Guru Untuk Peserta TK.
Menurutnya, Kegiatan Tersebut Bertujuan Meningkatkan Kreativitas Anak Sesuai Bakat Dan Minat Sekaligus Mendukung Terwujudnya Generasi Emas Yang Sehat, Cerdas, Berkualitas, Dan Berakhlak Mulia.
“Kami Berharap Gebyar PAUD Tahun Ini Dapat Berlangsung Lancar, Menghadirkan Suasana Lomba Yang Sportif, Sekaligus Menjadi Ruang Bagi Anak-Anak Untuk Lebih Berani Berekspresi Dan Mengembangkan Kreativitasnya,” Ucapnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
