Sragen-Inspirasiline.com. Ribuan Masyarakat Memadati Alun-Alun Sasono Tanpo Kanyono Nyono, Pondok Pesantren Nurul Huda, Desa Plosorejo, Kecamatan Gondang, Sabtu (27/6/2026), untuk Mengikuti Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-41 Pondok Pesantren Nurul Huda. Perayaan berlangsung meriah sejak pukul 06.00 WIB hingga tengah malam dengan memadukan nuansa religius dan kekayaan budaya Nusantara.
Peringatan harlah turut menghadirkan tokoh-tokoh besar Islam, di antaranya Gus Miftah dan Habib Zaidan, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para jamaah dan masyarakat yang hadir.
Berbagai pertunjukan seni dan kegiatan keagamaan turut memeriahkan peringatan tersebut, mulai dari pagelaran wayang kulit, wayang golek santri, Reog Ponorogo, Gandrung Banyuwangi, Lengser Banyumas, musik gambus, qasidah, hingga hiburan dangdut Arsano. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati pasar malam, mengikuti turnamen sepak bola dan bulu tangkis, menyaksikan pameran Motor Antique Club Indonesia, serta menghadiri sema’an Al-Qur’an yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang Pondok Pesantren Nurul Huda yang telah memasuki usia ke-41.

“Selamat Hari Lahir ke-41 Pondok Pesantren Nurul Huda. Usia 41 Tahun merupakan sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan pengorbanan dan perjuangan,” ujarnya.
Menurut Bupati Sigit Pamungkas, eksistensi Pondok Pesantren Nurul Huda hingga saat ini menunjukkan konsistensinya dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat, tidak hanya di Kabupaten Sragen tetapi juga bagi Bangsa Indonesia.
“Kita patut bersyukur karena Pondok Pesantren Nurul Huda tetap eksis memberikan kontribusi terbaiknya, bukan hanya untuk masyarakat Sragen, tetapi juga masyarakat Indonesia,” katanya.
Dirinya menilai, Pondok Pesantren Nurul Huda telah dikenal luas sebagai pesantren yang memiliki karakter inklusif dan mampu merangkul berbagai kalangan melalui pendekatan dakwah yang membumi serta dekat dengan budaya masyarakat.
“Masyarakat mengenal pesantren ini sebagai pesantren yang unik, memiliki kontribusi besar bagi masyarakat, dan bersifat inklusif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Sigit Pamungkas berharap Pondok Pesantren Nurul Huda terus berkembang dan menjadi sumber keberkahan bagi umat.
“Selamat kepada seluruh jajaran Pondok Pesantren Nurul Huda. Semoga selalu sukses, sehat, dan terus membawa keberkahan Islam rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
