SRAGEN (inspirasiline.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program Dandan Omah. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 21 ribu RTLH di Kabupaten Sragen yang masih membutuhkan penanganan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peninjauan rumah penerima bantuan RTLH di Desa Ketro, Kecamatan Tanon, dan Desa Doyong, Kecamatan Miri, Rabu (12/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas meninjau langsung kondisi dua rumah warga penerima bantuan yang masing-masing mendapatkan bantuan senilai Rp20 juta melalui Mitra Kesejahteraan Rakyat (Matra).

Kedua penerima bantuan tersebut yakni Sri Wandowo, warga Dukuh Dengkengan RT 15, Desa Ketro, Kecamatan Tanon, dan Supriyanto, warga Dukuh Doyong RT 07, Desa Doyong, Kecamatan Miri.
Bupati Sigit Pamungkas mengatakan program Dandan Omah akan terus dilaksanakan secara bertahap sebagai bagian dari upaya Pemkab Sragen mengurangi jumlah RTLH sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
“Pagi hari ini saya beserta jajaran melakukan program Dandan Omah. Di Sragen ada lebih dari 21 ribu RTLH yang harus diperbaiki. Hari ini kita menyerahkan di dua tempat, yaitu di Ketro Tanon dan Doyong Miri. Selebihnya nanti akan terus berjalan. Di tahun ini kita menargetkan ada 2.000 rumah yang diperbaiki,” jelasnya.
Menurutnya, penanganan RTLH tidak hanya mengandalkan Anggaran Pemerintah Daerah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui program Matra yang bersumber dari iuran Aparatur Sipil negara (ASN) Kabupaten Sragen.
Dirinya mengapresiasi kontribusi para ASN Kabupaten Sragen yang turut bergotong royong membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang lebih layak.
“Terima kasih kepada seluruh PNS atas kontribusinya dalam membangun masyarakat tidak mampu untuk memiliki rumah yang layak huni,” ungkapnya.
Sementara itu, penerima bantuan RTLH, Supriyanto, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.
“Harapannya ke depan semoga Kabupaten Sragen dapat mencapai apa yang ditargetkan,” ujarnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
