Medan-Inspirasiline.com. Semangat kolaborasi antar-kota se-Indonesia bergema di Medan. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, hadir langsung dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang diselenggarakan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026.
Mengangkat tema besar “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, forum ini menjadi wadah strategis bagi para kepala daerah untuk merumuskan langkah konkret dalam menghadapi tantangan perkotaan masa kini-mulai dari mitigasi bencana, ketahanan pangan, hingga pembangunan kualitas SDM.

Wali Kota Tegal hadir didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Tegal, Mohammad Afin, serta Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, Yuli Prasetya, dalam pembukaan yang digelar di Grand City Hall, Medan, Rabu (1/7/2026).

Menakar Ketangguhan Kota di Tengah Tantangan Global
Tuan rumah Rakernas, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan bahwa tema tahun ini lahir dari urgensi pengalaman nyata. Ia menyoroti pentingnya setiap pemerintah kota untuk memiliki resiliensi (daya tahan) yang kuat terhadap bencana.

“Permasalahan di setiap kota mengajarkan kita bahwa ketangguhan adalah kunci. Hari ini, mari kita berdialog lebih dalam, bertukar pengalaman, dan menemukan solusi kolaboratif demi memajukan kota dan mewujudkan bangsa yang berdaulat,” ungkap Rico.
Ketahanan Pangan dan SDM sebagai Fondasi Utama
Agenda Rakernas kali ini juga menyoroti dua pilar penting pembangunan perkotaan:
Ketahanan Pangan: Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengingatkan bahwa dengan 60% penduduk Indonesia yang kini bermukim di kawasan perkotaan, sistem pangan yang terintegrasi menjadi harga mati. “Pemerintah daerah harus memastikan ketersediaan, logistik, hingga stabilisasi harga berbasis data yang akurat,” tegas Hanif.
Kualitas SDM: Menteri Koordinator Bidang PMK, Pratikno, yang hadir secara virtual, menekankan bahwa urbanisasi yang cepat harus diimbangi dengan akselerasi di sektor kesehatan dan pendidikan. Baginya, peningkatan kualitas layanan publik di dua sektor tersebut adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing.
Komitmen Kota Tegal
Keikutsertaan Wali Kota Tegal dalam Rakernas APEKSI XVIII ini menegaskan komitmen Pemkot Tegal untuk terus mengadopsi praktik terbaik (best practices) dari kota lain di Indonesia. Dengan memperkuat kerja sama antarkota, diharapkan program-program pembangunan di Kota Tegal ke depan akan semakin adaptif, tangguh, dan mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Rakernas ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para pemimpin daerah untuk menyamakan visi pembangunan berkelanjutan, sehingga cita-cita menghadirkan kota-kota yang tangguh dapat menjadi pondasi kuat menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaulat. (Biet)
