Sragen-Inspirasiline.com. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Desmi dimulai melalui upacara pembukaan di Lapangan Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Rabu (15/7/2026). Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi wujud sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mempercepat Pembangunan Desa.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, bertindak sebagai Upacara Inspektur sekaligus membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Dalam amanat tersebut disampaikan TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama puluhan Tahun terbukti mampu mempercepat pembangunan di Wilayah pedesaan.
“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi yang erat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat Pembangunan Desa. Selama 45 Tahun, program ini telah menjadi bukti bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Bupati Sigit Pamungkas.

Gubernur juga menyampaikan penghargaan kepada TNI atas dedikasinya dalam mendukung Pembangunan di Jawa Tengah. Pada Tahun 2026, pelaksanaan TMMD didukung sinergi TNI AD, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten/Kota dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp33,2 Miliar.
Menurutnya, sasaran fisik TMMD diprioritaskan pada Pembangunan Infrastruktur Dasar guna meningkatkan aksesibilitas Wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sementara sasaran nonfisik diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, serta bela negara.
“Saya berharap semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak berhenti pada pelaksanaan program ini, tetapi terus menjadi budaya kerja bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Dengan kolaborasi, gotong royong, dan kepedulian seluruh pemangku kepentingan, kita akan mampu membangun desa yang mandiri, tangguh, dan sejahtera,” lanjutnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf. Dindin Rohidin, menjelaskan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Majenang akan berlangsung Selama 30 Hari, mulai 15 Juli Hingga 13 Agustus 2026.
Adapun sasaran fisiknya meliputi pembangunan jalan cor beton sepanjang 400 Meter dengan lebar 3 Meter dan tebal 12 Senti Meter, Rehabilitasi Lima Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Serta Pembangunan Lima Unit Jamban Sehat.
“Sasaran TMMD di Desa Majenang meliputi Pembangunan Cor Blok Jalan, Rehabilitasi Lima Unit RTLH, Dan Pembangunan Lima Unit Jamban Sehat. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus kesejahteraan masyarakat,” jelas Dandim.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan empat pilar kebangsaan, kesehatan masyarakat, posyandu, bahaya narkoba, menyebarkan lalu lintas, pertanian, peternakan, perikanan, hingga pelatihan rohani.
Pembukaan Upacara di USA, kegiata dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan rehabilitasi RTLH dan jamban sehat kepada warga penerima manfaat. Kodim 0725/Sragen bersama jajaran pemerintah daerah juga menyerahkan 10 paket sembako kepada warga lanjut usia dan masyarakat prasejahtera sebagai bentuk kepedulian sosial. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
