TEGAL (inspirasiline.com) Suasana berbeda terlihat di halaman SD Kaligangsa 3, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, pada Rabu (12/8/2026). Ratusan murid bersama para guru berkumpul dan duduk bersila di atas tikar yang dibentangkan di tengah lapangan sekolah untuk menggelar doa dan tahlil bersama dalam rangka memperingati tradisi Rebo Wekasan.
Kegiatan spiritual dan budaya ini dipimpin langsung oleh Kepala SD Kaligangsa 3, Amin. Dengan khusyuk, seluruh siswa melantunkan dzikir, tahlil, dan doa bersama untuk memohon keridaan Allah SWT, keselamatan bagi orang tua, serta kesehatan bagi seluruh keluarga besar sekolah dan masyarakat sekitar.


Kepala SD Kaligangsa 3, Mufti Al Amin, S,Pd Amin, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk menguri-uri (melestarikan) budaya lokal yang kaya akan nilai-nilai kebaikan dan kebersamaan.
”Melalui peringatan Rebo Wekasan ini, kami ingin mengenalkan sekaligus mengajak anak-anak melestarikan tradisi luhur. Selain memohon keselamatan dan kesehatan, kegiatan ini mengajarkan pentingnya berdoa serta berbakti kepada orang tua,” ujarnya.
Tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, nilai kepedulian sosial juga ditanamkan secara nyata. Seusai tahlilan, para siswa bergerak membagikan paket nasi kuning kepada warga di sekitar lingkungan sekolah sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur.

Setelah membagikan makanan kepada warga, para siswa kembali berkumpul di halaman sekolah untuk menikmati jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama-sama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Aksi para siswa ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Salah seorang warga yang ditemui di lokasi menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk membentuk karakter anak sejak dini. Menurutnya, tradisi bernilai positif seperti ini perlu terus dijaga dan dilestarikan agar anak-anak tidak kehilangan akar budayanya. (Abiet)
