Bupati Sragen Dan Rektor UNS Pantau KKN, Dorong Kolaborasi Kampus Dan Desa Di Sragen

NEWS

SRAGEN (inspirasiline.com). Sebanyak 354 Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di berbagai Desa Di Kabupaten Sragen Pada Periode Juli–Agustus 2026. Kehadiran Mahasiswa KKN Tersebut Menjadi Bagian Dari Kolaborasi Perguruan Tinggi Dan Pemerintah Daerah Dalam Mendukung Pembangunan Serta Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Pelaksanaan KKN tersebut turut dimonitoring dan dievaluasi oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas bersama Rektor UNS, Hartono melalui kunjungan ke lokasi KKN di Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, dan Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sabtu (15/8/2026).

Di Desa Kedawung, Mahasiswa menjalankan KKN Literasi UNS, program KKN tematik hasil kerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Program selama 45 Hari tersebut diarahkan untuk meningkatkan minat membaca masyarakat, mengoptimalkan taman bacaan Desa, sekaligus mendukung pembangunan Desa berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Sejumlah program yang dijalankan antara lain pengelolaan perpustakaan, membaca nyaring, mengulas buku cerdas, proyek berbasis isi buku bacaan, menulis cerita berbasis buku, kunjungan literasi, serta apresiasi literasi Tingkat Desa.

Sementara itu, KKN Reguler UNS di Desa Sambirejo diarahkan pada pengembangan kapasitas Desa sekaligus penguatan potensi Wisata lokal. Salah satu fokus utamanya adalah promosi dan rebranding Embung Dewi Nawang Wulan menjadi salah satu potensi Wisata Desa.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNS yang menjadikan sejumlah desa di Kabupaten Sragen sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

“Kami merasa terhormat karena Rektor UNS Prof. Hartono memilih Desa Kedawung dan Desa Sambirejo ini menjadi lokasi KKN bagi adik-adik Mahasiswa UNS,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Daerah Dan Perguruan Tinggi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai program kerja yang dibawakan pelajar dinilai mampu menjadi tambahan kontribusi dalam mendorong kemajuan Desa.

“Sinergi ini tentu terus kami harapkan. Kami merasa terbantu, merasa tertolong untuk memajukan Kabupaten Sragen atas kontribusi dari KKN UNS ini. Program kerja Adik-Adik KKN ini bagus sekali, sebuah kebanggaan bagi kami dan layak untuk diapresiasi,” katanya.

Bupati Sigit Pamungkas juga berharap pengalaman selama berada di Sragen dapat memberikan kesan positif bagi para pelajar.

“Semoga Sragen membawa kenangan yang indah dan cerita baik bagi Adik-Adik,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UNS, Hartono, mengatakan kolaborasi antara Perguruan Tinggi Dan Pemerintah Daerah merupakan langkah penting untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Dirinya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen yang terbuka terhadap kerja sama dengan Perguruan Tinggi melalui program KKN.

“Saya merasa senang sekali apabila ada Pemimpin Atau Kepala Daerah yang visioner memikirkan daerahnya sehingga Pemerintah Daerah dapat berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi, salah satunya dalam program KKN ini,” tuturnya.

Hartono juga menyampaikan terima kasih Kepada Pemkab Sragen, Pemerintah Kecamatan, Hingga Pemerintah Desa yang telah menerima, mendampingi, membimbing, dan memfasilitasi siswa selama melaksanakan KKN.

Ia menekankan KKN bukan sekedar kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.

“KKN bertujuan untuk melatih soft skill sebelum kalian terjun di dunia kerja dan kehidupan di tengah masyarakat,” katanya kepada mahasiswa.

Menurutnya, Mahasiswa akan belajar mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat, merumuskan solusi, hingga melaksanakan program dengan keterbatasan waktu dan sumber daya.

“KKN ini berguna bagi kalian untuk menganalisis masalah di tengah masyarakat kemudian mencari solusi dan mengeksekusinya di tengah keterbatasan waktu dan sumber daya,” jelasnya.

Hartono berharap pengalaman KKN tersebut mampu meningkatkan kemampuan Mahasiswa dalam bersosialisasi, berkoordinasi, bekerja sama, dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Salah satu Mahasiswa KKN UNS, Siti Rosyyana, mengaku mendapatkan pengalaman berkesan selama melaksanakan KKN di Desa Kedawung. Ia menyebut kasih sayang dan keterbukaan masyarakat membuat dirinya bersama rekan-rekan mahasiswa dapat dengan mudah berbaur dan merasa nyaman selama berada di Desa.

“KKN di Desa Kedawung menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi kami semua. Masyarakatnya ramah, terbuka, dan benar-benar diterima sejak awal, jadi kami bisa merasa nyaman dan cepat berbaur seperti di rumah sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, selama pelaksanaan KKN, banyak cerita, pembelajaran, dan kebersamaan yang diperoleh bersama masyarakat Desa Kedawung. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus terpelihara meskipun masa KKN telah berakhir.

“Semoga masyarakat Desa Kedawung selalu diberikan kesehatan, kekompakan, dan kemajuan. Terima kasih telah menerima kami dengan hangat. Semoga silaturahmi dan kenangan baik selama KKN ini tetap terjaga,” tutupnya. ( Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *