SRAGEN (inspirasiline.com) Bupati Sragen Sigit Pamungkas Menyerahkan Pataka Tunas Kelapa Dalam Rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Karanganyar di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Selasa (1/9/2026).
Pataka Diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato Yang Mewakili Bupati Karanganyar. Rangkaian ETK Tersebut Merupakan Perjalanan Estafet Kepramukaan Antar Kwartir Cabang Yang Selanjutnya Akan Bermuara Di Kabupaten Banyumas.
Bupati Sigit Pamungkas mengatakan, perjalanan ETK bukan sekadar perpindahan pataka, tetapi membawa semangat kebersamaan untuk terus melanjutkan pengabdian. Menurutnya, sinergi dan kerja sama menjadi kunci agar setiap tahapan yang dilalui dapat mengantarkan Pramuka pada tujuan bersama.
“Harapan kami proses ini berjalan dengan baik, tidak ada rintangan berarti, dan apa yang menjadi tujuan kepramukaan dapat tercapai dengan baik,” ujar Sigit Pamungkas.
Ketua Kwarcab Sragen Suwardi mengungkapkan, selama menerima ETK, pihaknya mengisinya dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari bakti sosial hingga penyiapan bibit dan penanaman tanaman di sejumlah Kwartir Ranting. Upaya tersebut turut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu penyediaan jaringan air di tengah kemarau panjang.
“Pramuka juga ikut berkontribusi memperkuat ketahanan pangan nasional. Ini gerakan yang sudah berjalan beberapa Tahun dan terus kami lanjutkan. Kami berharap semangat dan gerakan baik ini dapat diteruskan oleh Kwarcab lainnya,” kata Suwardi.
Sementara itu, Kurniadi membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang menekankan peran Pramuka dalam mendukung Swasembada pangan melalui kreasi dan inovasi. Semangat tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Jawa Tengah yang mengedepankan prinsip ngopeni dan nglakoni.
“Melalui kolaborasi antara semangat Gerakan Pramuka dan nilai ngopeni nglakoni, saya berharap Pramuka Jawa Tengah dapat terus menjadi benteng moral sekaligus pelopor pembangunan yang inklusif, berkelanjutan dan berdampak langsung bagi Kemajuan Daerah,” ucapnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
