Momentum Maulid, Warga Guworejo Apresiasi Perhatian Pembangunan Desa

NEWS

SRAGEN (inspirasiline.com)  Kebersamaan warga mewarnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Huda, Dukuh Grobogan, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Senin malam (7/9/2026). Selain menjadi momentum untuk mengenang dan mengenang kehidupan Rasulullah, kegiatan tersebut juga mengingatkan rasa syukur masyarakat atas berbagai perhatian pembangunan yang terus diarahkan ke desa mereka.

Antusiasme masyarakat terlihat dari sikap positifnya terhadap berbagai program pembangunan di Desa Guworejo. Pembangunan talud, pengecoran dan pengaspalan jalan hingga bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi perhatian yang dinantikan warga karena manfaatnya dirasakan langsung dalam mendukung kebutuhan dan aktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Guworejo, Daru Sucondro mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap pembangunan di wilayahnya. Ia mengatakan sejumlah program telah terealisasi, sementara beberapa bantuan lainnya masih ditunggu pelaksanaannya oleh masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap Desa Guworejo. Masyarakat juga antusias karena banyak program pembangunan yang sudah terealisasi dan masih ada yang menunggu realisasinya,” ujarnya.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengatakan perhatian pembangunan untuk Desa Guworejo pada tahun 2026 tercatat mencapai Rp2,68 Miliar. Anggaran tersebut antara lain diarahkan untuk pembangunan ruas jalan Pohireng-Grobogan senilai Rp1,4 miliar dan ruas Pohireng-Gedung Gandu sebesar Rp600 juta.

Selain infrastruktur, pemerintah juga mencatat masih terdapat 14 rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni di Desa Guworejo. Sigit berharap kebutuhan tersebut dapat dituntaskan secara bertahap sehingga seluruh warga nantinya dapat tinggal di rumah yang layak.

“Mohon doanya agar kami jajaran Pemerintah Kabupaten Sragen dapat menyelenggarakan pemerintahan dengan baik dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan pembangunan di Guworejo terus berjalan lancar,” kata Sigit Pamungkas.

Pengajian tersebut dilanjutkan tausiyah oleh KH Agus Budiharto yang mengajak jamaah memaknai Maulid Nabi sebagai ungkapan kegembiraan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Kecintaan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kebaikan, seperti bersedekah, memperbanyak shalawat, serta mengikuti keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari.,(Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *