SUKOHARJO (inspirasiline.com) Himpaudi memperingati HUT yang ke-21 pada Jum’at (2/10/2026) yang di selenggarakan di gedung Graha PGRI yang dihadiri ribuan pendidik PAUD adapun yang menjadi tema dalam peringatan HUT Himpaudi yang ke-21 sekaligus memaknai Hari Batik Nasional dengan mengusung tema nasional “Nyalakan Asa Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD”tema ini dipadukan dengan tema daerah yaitu “Himpaudi Sukoharjo Membatik”.kegiatan ini diikuti oleh 1003 orang pendidik PAUD yang terdiri dari 831 pendidik PAUD dari Kelompok Bermain dari 295 pendidik Taman Pengasuan Anak dari 28 satuan pendidikan dan 77 SPS dari 26 satuan pendidikan dan 80 tamu undangan. kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong dari kas pengurus daerah dan dari kas pengurus cabang Himpaudi dan dukungan dari berbagai pihak.

dalam laporannya ketua Himpaudi kabupaten Sukoharjo Dwi Esti Linuwih menyampaikan bahwa PAUD menaruh perhatian besar agar PIP dan RUU Sisdiknas berpihak nyata pada PAUD non formal agar pengakuan dan kesetaraan pendidik PAUD tidak hanya sebagai slogan namun agar dijadikan kebijakan inklusif PAUD Formal dan Non Formal
Himpaudi yang di usianya bisa dibilang cukup dewasa selain pengabdian di dunia pendidikan kami Himpaudi juga berbagi kepada sesama saudara kita yeng mengalami kekeringan dengan memberikan bantuan air bersih sebanyak 48 000 lt air bersih di kecamatan Weru dan kecamatan Bulu. orang nomor satu di Hmpaudi kabupaten Sukoharjo itu mengatakan bahwa ulang tahun tidak hanya sekedar perayaan namun menjadi momentum untuk mewujudkan karya kepedulian dan pengabdian nyata.para pendidik PAUD membatik bersama sebagai simbul melestarikan budaya bangsa, diluar itu pendidik PAUD setiap hari membatik karakter anak-anak usia dini agar jiwa dan masa depan Sukoharjo semakin gemilang generasi emas semakin emas. membatik kain bisa selesai beberapa saat namun membatik generasi merupakan pengabdian sepanjang hayat.

sementara itu Plt bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa HUT Himpaudi ke -21 yang mengusung tema Nyalakan Asa Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan guru PAUD yang mengandung maksud bahwa harapan dan semangat tidak boleh padam. Sukoharjo membatik mengajarkan ketekunan, keselarasn, sebagai bentuk kita untuk terus tlaten, konsisten. Plt bupati juga menyampaikan bahwa hingga saat ini ada 47 PAUD/TK sudah dalam proses revitalisasi, dan Pemerintah Daerah tetap mempertahankan insentif guru PAUD Rp 400 000. Plt Bupati mengacungi jempol bahwa guru PAUD benar-benar merupakan Pahlawan tanpa tanda jasa, ujar Sapto.

Eko Sapto Purnomo berpesan kepada para pendiidk PAUD: teruslah berinovasi dan terus meningkatkan kompetensi kami harap pendidik PAUD tidak lelah belajar, beradaptasi, memperkuat soliditas organisasi kami sangat berharap agar Himpaudi Sukoharjo solid, kompak, dan berdampak yang luar biasa, dan terus jaga komunikasi dengan Pemerintah Daerah, sehingga dengan adanya komunikasi yang baik apa yang menjadi kendala bisa dicari solosinya. (Prie)
