GROBOGAN (inspirasiline.com) Dinamika regulasi keuangan nasional menuntut adaptasi kelembagaan yang tegas dan konstitusional. PT Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Bank Purwa Artha Purwodadi Grobogan Jawa Tengah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru tentang perubahan nomenklatur BPR kepada DPRD Grobogan melalui Bupati.
Pengajuan Raperda tersebut merupakan konsekuensi logis dari perubahan regulasi nasional yang terkait dengan nomenklatur BPR.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT BPR Bank Purwa Artha Purwodadi Grobogan, Sutartik, SE, kepada media Inspirasiline.com, pada Rabu siang (8/10/2026).
“Karena adanya regulasi itu, kami harus merubah nomenklatur BPR menjadi yang sesuai regulasi itu,” ujarnya dengan santun, didampingi Kabag Umum, Santosa, SE.
Ia menyebut, melalui UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), nomenklatur BPR yang semula singkatan dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat.
Kalau core bisnisnya sama, yakni dengan perubahan nomenklatur BPR tersebut tak akan mempengaruhi proses dan manajemen bank, tegasnya.
Perbankan yang dipimpinnya itu tetap bergerak dalam bidang perkreditan dan tabungan serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Grobogan sebagai wujud patriotisme ekonomi kerakyatan.
Perda 1 tahun 2020 tentang Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Purwa Artha Purwodadi Grobogan nantinya tidak dipakai lagi dan diganti Perda yang baru.
Sejak Sutartik memimpin bank milik Pemkab Grobogan tahun 2021 hingga sekarang, banyak kemajuan yang dicapai secara signifikan. Hingga kuartal ketiga tahun 2026 ini pendapatannya meningkat yakni dengan target Rp 2 Miliar, ternyata realisasinya telah melebihi target yang ditetapkan sebelum jatuh tempo.
Kepercayaan publik menjadi indikator utama. Masyarakat Grobogan banyak menaruh perhatiannya pada bank milik Pemkab Grobogan ini, terbukti hingga saat ini lebih dari 1000 nasabah telah menjadi bagian dari bank daerah kebanggaan Grobogan ini.
Langkah perubahan Perda ini adalah ikhtiar untuk memastikan Bank Purwa Artha tetap kokoh secara legal, sehat secara manajerial, dan patriotik dalam mengabdi untuk kemajuan ekonomi Grobogan.
Hingga berita ini ditulis Raperda perubahan Perseroda Bank Perekonomian Rakyat Bank Purwa Artha Purwodadi Grobogan tengah dibahas di dewan melalui Pemandangan Umum fraksi fraksi melalui Rapat paripurna ke 35. ( jk)
