Perhutani Telawa dan Dispertan Boyolali Bersinergi Bahas Kebutuhan Pupuk bagi Petani Desa Hutan

NEWS

BOYOLALI (inspirasiline.com) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa memperkuat sinergi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali untuk mendukung program ketahanan pangan nasional kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani desa hutan. Komitmen tersebut diwujudkan dalam pertemuan koordinasi yang digelar di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, pada kamis (29/10/2026).

Pertemuan dihadiri Kepala Dinas Pertanian kabupaten Boyolali, beserta jajaran, serta rombongan Administratur Perhutani KPH Telawa, Titus Aryanto, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Kepala Sub Seksi (KSS) Kemitraan dan KSS Pengembangan Bisnis.

Sinergitas ditunjukkan para pihak dengan foto bersam

Koordinasi difokuskan pada penyelarasan data petani penggarap lahan di kawasan hutan agar memenuhi persyaratan sebagai penerima pupuk bersubsidi sesuai ketentuan pemerintah serta memfasilitasi akses pupuk bersubsidi bagai masyarakat desa hutan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan masyarakat desa hutan, sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan.

Administratur Perhutani KPH Telawa, Titus Aryanto, mengatakan Perhutani berkomitmen mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

“Perhutani siap bersinergi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali untuk memastikan masyarakat desa hutan memperoleh akses pupuk bersubsidi sesuai regulasi yang berlaku. Melalui kolaborasi ini kami berharap produktivitas pertanian meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, serta mampu mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional,” ujar Titus.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Suyanta, SP,MM mengapresiasi langkah Perhutani dalam selalu komunikasi dan berkoordinasi memperkuat kolaborasi untuk mendukung terpenuhinya kebutuhan pupuk petani desa hutan. Menyelaraskan data petani penggarap, membantu penyediaan data dan dokumen pendukung dalam penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Sinergi dengan Perhutani menjadi langkah strategis agar petani desa hutan yang memenuhi persyaratan dapat terdata dengan baik dan memperoleh pupuk bersubsidi secara tepat sasaran. Dengan demikian, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat dan memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional,” imbuh Suyanta.

Dengan kegiatan ini, Perhutani KPH Telawa dan Pemerintah Kabupaten Boyolali berharap koordinasi dalam pemberdayaan masyarakat desa hutan semakin kuat sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian, kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan. (jk/W3P).

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *