Kades Somomorodukuh Sriwiyana Siap Laksanakan Pesan Kapolda-Pangdam

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

KEPALA Desa (Kades) Somomorodukuh, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Sriwiyana memperkirakan, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Sragen karena varian baru yang muncul di mana-mana, walau uji laboratorium belum keluar.

“Klaster keluarga di daerah lain mendominasi. Tapi di desa kami ini ada dua orang yang terpapar Covid-19 dari klaster pabrik, namun pabrik apa di Mojosongo, Solo saya tidak paham,” kata Sriwiyana kepada inspirasiline.com di ruang kerjanya, Rabu (14/7/2021).

Sriwiyana menjelaskan, dua warganya yang positif terpapar Covid-19 dan kini isolasi mandiri di rumah sampai 19 Juli 2021 mendatang, Ahmad Isanudin (35), warga Dukuh Mantub RT 04 dan Rudiyanto (25), warga Dukuh Balai Rakyat RT 15, sama-sama kerja di sebuah pabrik di Mojosongo, Solo.

Sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di Desa Somomorodukuh terdapat 11 orang positif terpapar Covid-19 dan saat ini sudah sembuh semua.

Sriwiyana mengucapkan terima kasih kepada Satgas PPKM Darurat Kecamatan Plupuh, terutama Kapolsek Iptu Suparno yang sangat perhatian terhadap warga yang isolasi mandiri di rumah, dengan memberikan semangat hidup dan memberikan bantuan sembako.

Di sisi lain, Sriwiyana menyatakan sangat prihatin dengan lonjakan kasus Covid-19 di Bumi Sukowati.

“Saya akan melaksanakan pesan Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro saat apel di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen, beberapa hari lalu. Untuk hajatan pun, saya batalkan. Kalau hanya ijab masih kami perbolehkan, tapi dibatasi hanya 10 orang dengan durasi waktu 30 menit atau setengah jam,” tegasnya.

Sriwiyana mengaku, dia justru mendapatkan informasi dari media jika di Sragen, Selasa (13/7/2021), terjadi penambahan 310 kasus Covid-19, yang sekaligus memecahkan rekor penambahan 271 kasus pada Jumat (9/7/2021) lalu.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto yang dihubungi inspirasiline.com membenarkan, Selasa (13/7/2021) ada tambahan 310 kasus Covid-19.

Tatag Prabawanto mengatakan, klaster penularan di lingkungan keluarga masih menjadi faktor paling dominan hingga membuat angka kasus melonjak tajam.

Tatag Prabawanto yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen itu memastikan, mayoritas pasien positif dalam kondisi asimptomatis atau tanpa gejala.

Untuk menekan klaster keluarga, Tatag Prabawanto mengimbau masyarakat tetap waspada dan meningkatkan protokol kesehatan, walau di rumah sekalipun.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *