70 Tenaga Kesehatan RSI Amal Divaksin Moderna

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

SEBANYAK 70 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Islam (RSI) Amal Sehat Sragen divaksin Moderna atau vaksinasi tahap ketiga.

Data yang dihimpun inspirasiline.com, jumlah nakes di RSI Amal Sehat Sragen sebanyak 300 orang, 70 nakes di antaranya hari ini, Kamis (12/8/2021) divaksin Moderna oleh Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

“Nantinya semua nakes akan divaksin Moderna secara bertahap.

Rencana kami bagi 4 sif,” kata Direktur Utama (Dirut) RSI Amal Sehat Sragen dr Iman Fadli di sela-sela vaksinasi di Aula RSI Amal Sehat, Kamis (12/8/2021).

Iman Fadli menjelaskan, vaksinasi untuk tahap berikutnya dijadwalkan 23-26 Agustus mendatang.

Penjadwalan bertahap itu dimaksudkan agar pelayanan di rumah sakit tidak terganggu. Sebab, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping vaksin Moderna dinilai lebih berat dan bisa berdampak pada kondisi kesehatan.

“Mengigat efek samping Moderna ini kadang-kadang agak berat. Takutnya kalau semua nakes berbarengan, nanti pelayanan terganggu, sehingga kami bagi empat tahap,” ungkapnya.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, total ada 6.000 nakes di semua rumah sakit dan fasilitas kesehatan (faskes) di Sragen.

Suntikan vaksin Moderna itu menjadi wajib bagi semua nakes tanpa terkecuali. Hal itu juga untuk memproteksi para nakes yang selama ini banyak bersinggungan dengan pelayanan pasien.

Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen mengakui, efek samping vaksin Moderna memang agak berat dibanding vaksin Sinovac dan lainnya. Meski begitu, tidak ada alasan bagi nakes untuk menolak.

“Iya takut-takut wajiblah. Hanya kembang-kembang aja mereka pasti ini (disuntik) dan tahu risikonya,” jelasnya.

Menurutnya, saat dilakukan penyuntikan tadi, memang ada nakes yang takut. Namun Yuni meminta nakes tidak khawatir, karena akan diberikan obat pereda dan vitamin.

“Rasa takut itu wajar, namanya manusia. Setelah diberikan penjelasan juga mengerti,” kata Yuni seusai melaksanakan vaksinasi.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *