Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com
DEMI menekan Angka Kematian Ibu (AKI) hamil yang tinggi akibat Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen gencar melakukan vaksinasi, termasuk vaksinasi Covid-19.
Sedikitnya 3.532 orang ibu hamil (bumil) dengan usia kandungan 14 pekan dan 33 pekan di Bumi Sukowati menjadi sasaran vaksinasi Sinovac.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dr Hargiyanto bersama Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati seusai memantau pelaksanaan vaksinasi difabel atau penyandang disabilitas di wilayah Kecamaran Gondang, Sabtu (21/8/2021) mengungkapkan, AKI di Sragen sudah di atas 15 kasus dan sebagian karena Covid-19.

“Sasaran yang rentan itu pada ibu hamil dengan usia kandungan 14 pekan dan 33 pekan, sehingga untuk antisipasinya harus divaksin. Sampai hari ini, cakupan vaksinasi ibu hamil sudah mencapai 1.100 orang atau 31,14% dari total sasaran,” ujarnya.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menambahkan, vaksinasi untuk ibu hamil terus berjalan dan animonya cukup baik.
Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen mencontohkan, sasaran ibu hamil di Puskesmas Sambungmacan 1 Sragen ada 30 orang. Para ibu hamil itu divaksin merek Sinovac, bukan Moderna. Vaksin Moderna diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan (nakes) maupun buruh pabrik.
“Sekarang stok Moderna di DKK sudah habis. Sebenarnya kami mendapatkan 8.000 dosis dan sudah terdistribusikan di 25 Puskesmas, dengan alokasi 350 dosis per Puskesmas. Puskesmas Sambungmacan 1 minta lebih, karena peminatnya banyak. Semoga tambahan vaksin dari provinsi segera bisa diambil lagi,” harap Yuni.
Orang nomor satu di Bumi Sukowati ini menerangkan, jika semangat masyarakat tinggi, dengan ketersediaan vaksin yang memadai, maka tahun depan bisa menuju endemi.
Door to Door
Selama ini Pemkab Sragen masih mengoptimalkan vaksinasi massal terpusat di Puskesmas atau balai desa untuk mengejar target 70% dari populasi penduduk, yakni mencapai 775.774 orang.
“Bila belum mencapai 775.774 orang sasaran vaksinasi itu, maka strategi vaksinasinya diubah. Penyisiran vaksinasi bisa dilakukan dari rumah ke rumah atau door to door. Vaksinasi dari rumah ke rumah itu memungkinkan di Sragen. Mudah-mudahan hari ini bisa ambil vaksin lagi,” katanya.
Data di DKK Sragen, total bumil yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 3.532 orang. Vaksinasi bumil terus berjalan sesuai dengan jumlah vaksin yang tersedia.
Vaksinasi bumil yang jalan itu seperti di Puskesmas Tanon 1, dengan sasaran 30 orang, Puskesmas Gemolong 50 orang, Puskesmas Karangmalang 50 orang, Puskemsas Sragen 20 orang, dan Puskesmas Plupuh 2 sebanyak 20 orang.
“Kami hanya mendapat jatah 20 orang dan vaksinasi sudah dilaksanakan Jumat (20/8/2021) kemarin. Alhamdulillah berjalan lancar,” ungkap Kepala Puskesmas Plupuh 2 dr Paryanti di sela-sela mengawasi pelaksanaan vaksinasi disabilitas di Balai Desa Plupuh, Sabtu (21/8/2021).***
