Dinarpusda Grobogan Gelar Festival Literasi & Lomba Seni

EDUKASI

Penulis: Joko Widodo | Editor: Dwi NR
GROBOGAN | inspirasiline.com

DINAS Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Grobogan, menggelar Festival Literasi dan Lomba Seni tingkat Kabupaten, di aula dinas setempat, Selasa-Kamis (7-9/9/2021).

Acara yang diikuti 19 peserta Lomba Bercerita SMP dan 19 peserta Lomba Menggambar SD ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto.

KEPALA SMP Negeri 1 Purwodadi Purnyomo dengan piagam, bersama Wakil Bupati Bambang Pujiyanto dan Kepala Dinarpusda Grobogan Supriyanto.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinarpusda Grobogan Supriyanto, Kabid Pengembangan dan Pembinaan Kearsipan dan Perpustakaan Dinarpusda Grobogan Wiwin Winarsih, serta tiga orang penerima penghargaan Perpustakaan dengan Akreditasi A. Acara juga disaksikan secara virtual oleh 124 sekolah di Kabupaten Grobogan.

Wakil Bupati Bambang Pujiyanto menegaskan pentingnya berliterasi sejak dini bagi masyarakat, khususnya peserta didik. Sebab, dengan memiliki kemampuan berliterasi tersebut, maka peserta didik mampu berkarya sebagai ekspresi kemampuan literasinya.

“Kalau seseorang, dalam hal ini peserta didik memiliki kemampuan literasi tinggi, maka seseorang tersebut mampu berkarya lebih baik,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Bambang Pujiyanto menyerahkan tiga piagam penghargaan dari Perpustakaan Nasional RI kepada sekolah yang telah meraih predikat Akreditasi A, yakni SMP Negeri 1 Purwodadi, SMK Negeri 1 Purwodadi, dan SMK Negeri 2 Purwodadi.

Terpisah, Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Kearsipan dan Perpustakaan Dinarpusda Grobogan Wiwin Winarsih menjelaskan, terkait perpustakaan dengan Akreditasi A, ada 6 elemen syarat yang harus dilayani, di antaranya SDM, sistem pelayanan, dan sarana prasarana.

“Enam elemen tersebut kami kirim ke Jakarta. Selanjutnya dari tim pusat melakukan verifikasi ke perpustakaan-perpustakaan sekolah, dan hasilnya tiga sekolah tersebut memperoleh peringkat perpustakaan dengan Akreditasi A,” ungkap Wiwin.

Dalam festival itu juga digelar Geliat Membaca Buku, diikuti sekolah-sekolah se-Kecamatan Purwodadi.

Terkait minat membaca masyarakat Grobogan, Wiwin mengungkapkan,  dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, tingkat minat baca masyarakat Grobogan sudah naik, sehingga sekarang angkanya sudah mencapai 58,9 persen.

“Itu kami dapat lewat survei dan kajian, dengan objek survei adalah orangtua, siswa, hingga mahasiswa,” pungkas Wiwin.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *