Penulis: Joko Widodo
GROBOGAN | inspirasiline.com
DINAS Kesehatan Kabupaten (DKK) Grobogan menggelar pertemuan kemitraan dengan Forum Masyarakat Madani (FMM) Peduli Kesehatan Ibu dan Anak di Rumah Makan Sukarasa, Kamis (21/10/2021) pagi.
Pertemuan diikuti Kasi Promkes dan staf serta pengurus FMM kabupaten dan pengurus 19 kecamatan.
Kepala DKK Grobogan melalui Kasi Promkes Wiwik mengatakan, upaya untuk memperbaiki kesehatan ibu, bayi, dan bayi baru lahir dan anak telah menjadi prioritas utama pemerintah. Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) mengindikasikan kemampuan dan kualitas pelayanan kesehatan.
Melalui pendekatan kemitraan dengan FMM diharapkan kematian ibu dan anak di Grobogan dapat ditekan.
AKI Grobogan di Jateng saat ini menempati urutan kedua setelah Brebes dan AKB-nya berada di urutan ketiga.
“Dengan penguatan forum masyarakat sipil serta meningkatkan peran dan fungsi masyarakat sipil, diharapkan dapat berperan membantu menurunkan AKI dan AKB,” ucapnya.
Disampaikan, peran FMM bagi kesehatan ibu dan anak sangat penting. Peran organisasi masyarakat (ormas) sipil melalui jaringannya dapat menperkuat kewaspadaan masyarakat dalam memberikan respons cepat ketika ada ibu yang akan melahirkan.
Wiwik menambahkan, dalan mempercepat penurunan AKI dan AKB di Grobogan, diluncurkankah aksi Grobogan Bersama Atasi Kematian Emak dan Anak (Grobak Manak) dan pendampingan ibu hamil risiko tinggi (risti) dengan slogan “Kaji Sawo Mateng” atau Kader Siji Sak Wong Meteng, sebagaimana slogan yang dicanangkan Gubernur Ganjar Pranowo: “Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng.”
Sementara Wakil Ketua FMM Grobogan Fachurroji menyampaikan, AKI dan AKB Grobogan yang menempati urutan atas di Jateng merupakan tantangan yang harus segera dijawab degan berbagai aksi. Namun dia mengakui adanya kendala, yakni koordinasi dan donasi.
“Koordinasi antar-pengurus masih kurang, karena keterbatasan dana. Tapi itu tidak masalah dasar. Untuk itu, ayo semua pengurus, baik kabupaten dan kecamatan segera bergerak, berkoordinasi dengan Puskesmas,” ucapnya.
Pertemuan kali ini diisi paparan oleh Ketua FMM Grobogan Ni Puthu Sri Rahayu, dengan judul materi “Kesehatan Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid-19” dan Kasi KIA Dinkes Grobogan dengan judul “Rencana Kegiatan Gerobak Manak”.***
