Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati : Belum Ada Temuan Kasus Covid-19, Varian Omicron

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. 57 orang di Kabupaten Sragen positif terkonfirmasi Covid-19, salah satunya teridentifikasi Covid-19 varian Delta.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Sragen terus meningkat setiap hari. Hingga Minggu (6/2/2022) jumlah kasus Covid-19 di Sragen mencapai 57 orang, terdiri dari 46 orang menjalani isolasi mandiri dan 11 orang dirawat di rumah sakit.

Di sisi lain, hasil laboratorium Badan Penelitian Kesehatan (Balitkes) Kementerian Kesehatan terhadap belasan sampel yang dikirimkan baru teridentifikasi satu sampel positif varian delta dan lainnya probable Omicron.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto, saat dihubungi Inspirasiline.com via phoneselnya Minggu (6/2/2022).

Hargiyanto mengatakan sampel yang dikirim ke Balitkes Kemenkes itu sebanyak-banyaknya.

Setiap pasien dengan antibodi 30, jelasnya, langsung diambil sampel dan dikirim ke Balitkes.

Hargiyanto mengatakan baru satu sampel yang teridentifikasi positif Covid-19 varian delta, yakni satu kasus asal Kedungupit, Sragen Kota.

Dikatakan,  perkembangan kasus Covid-19 hingga Sabtu (5/2/2022) pukul 16.00 WIB terdapat 21 kasus baru ditemukan. Temuan kasus itu, berasal dari temuan hasil tracing 20 orang dan satu orang dari hasil pemeriksaan di rumah sakit.

” Hari ini Minggu (6/2/2022) saya belum melihat data dan belum mendapatkan laporan” Ungkapnya.

Hargiyanto mengatakan, DKK Sragen melakukan testing kepada 129 orang yang terdiri atas empat orang menggunakan PCR dan 125 orang menggunakan antigen pada Sabtu kemarin.

“Tempat isolasi terpusat di Technopark Sragen terisi 24 orang dari total kapasitas 273 orang. Yang isolasi mandiri di rumah ada 22 orang. Kemudian tempat tidur isolasi di rumah sakit terisi 19 orang dari kapasitas 180 orang. Antisipasi sekarang hanya dengan testing dan protokol kesehatan,” Ungkap Hargiyanto memperjelas.

Terpisah, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengatakan belum ada temuan kasus Covid-19 varian Omicron di Sragen. Yuni sapaan akrab Bupati Sragen menyampaikan, hasil laboratorium terakhir justru yang terdeteksi Covid-19 varian delta.

Meskipun kasus terus meningkat, Yuni tetap menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

“PTM 100 persen kenapa memangnya? Kalau ada yang positif tinggal dilokalisasi 1 sampai 2 ruangan kemudian tracing. Kalau ada temuan bisa isolasi mandiri di rumah. Kami akan lihat perkembangan selama Februari sampai Maret. Untuk Aparatur Sipil Negara ( ASN ) tetap bekerja di kantor,” Ungkapnya ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *