Dua Puskesmas di Kecamatan Plupuh Menggelar Vaksinasi Covid-19 Ditempat Berbeda

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam Rapat koordinasi Update Covid-19 di Aula Sukowati Sekretariat Daerah ( Setda) Sragen Selasa (15/2/2022) kemarin mengatakan,  dalam dua pekan di Bulan Februari ini 52.000 vaksin harus habis.

Orang Nomor 1 di Bumi Sukowati ini menyebut stok vaksin Covid-19 di Kabupaten Sragen ada 46.000 dosis vaksin Pfizer dan 6.000 dosis Vaksin Astra Zeneca sehingga total 52.000 dosis vaksin Covid-19. Masa kedaluwarsa 28 Februari 2022 untuk AstraZeneca dan Pfizer pada 2 Maret 2022.

Menurutnya vaksin itu harus habis mengingat dosis ketiga baru tercapai 3 persen. Untuk strateginya akan dibahas bersama. Terkait hal tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus menggelar vaksinasi Covid-19 di berbagai tempat termasuk di 25 Puskesmas yang ada.

Salah satu warga Desa Somomorodukuh ditanya kesehatannya sebelum divaksin

Dua Puskemas di Kecamatan Plupuh hari ini Rabu ,(16/2/2022) menggelar vaksinasi di tempat berbeda. Puskesmas Plupuh 1 menggelar Vaksinasi Covid-19 di Balai Desa Somomorodukuh dan Puskesmas Plupuh 2 menggelar vaksinasi Covid-19 di Balai Desa  Plupuh.

Pengamatan Inspirasiline.com Gelaran Vaksin Covid-19 di dua tempat tersebut dipantau langsung oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimcam) Plupuh dan Satgat Covid-19 Tingkat Kecamatan dan Desa masing-masing.

Kepala Puskesmas Plupuh 1 dr. Abdul Azis dan Kepala Puskesmas Plupuh 2 dr. Paryanti ketika ditanya target mengatakan, tidak menargetkan sasaran, berapa yang datang itu yang divaksin.

” Ada yang vaksin dosis 1, 2, ada juga yang  booster atau dosis tiga ” Ungkap Perangkat Desa Somomorodukuh yang tidak mau disebut Identitasnya singkat.

Absen yang dicatat Inspirasiline.com di Balai Desa  Somomorodukuh sampai pukul : 11.00 WIB baru 50 orang yang  divaksin, Semenrara di Balai Desa Plupuh sampai pukul : 10.00 WIB baru 11 orang.

Seorang Petugas dari Puskesmas Kecamatan Plupuh 2 mengatakan, Vaksinasi dilaksanakan setiap hari baik di Balai Desa secara bergantian maupun di Puskesmas. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *