Viral, Penjual Rujak Berdasi di Plendungan Grobogan, Pembeli Melimpah

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Rujak, ya itu makanan khas yang bisa diperoleh dimana saja. Ada rujak buah buahan , ada juga rujak degan ( kelapa muda). Makanan yang satu ini cocoknya dimakan pas siang hari dengan cuaca panas, terlebih bagi ibu hamil yang lagi nyidam, biasanya tidak ketinggalan makanan rujak, terutama rujak buah buahan ini.

Kali ini kita akan melirik penjual rujak buah buahan di kota Purwodadi Grobogan,  tepatnya di Jln Untung Suropati kira kira berjarak 50.meter sebelah utara Mapolres Grobogan.

Ditempat itu banyak pembelinya, bahkan setiap hari sesuai pengamatan  Inspirasiline.com dari pagi hingga siang tidak pernah sepi pembeli  , kadang beberapa pembeli yang datang sempat kecewa lantaran tidak kebagian rujak kesenangannya.

Itulah Susilo (40) warga  Plendungan Kelurahan Kuripan Purwodadi Grobogan, si penjual rujak buah buahan yang sempat viral di medsos gara gara rujaknya itu. Rujak yang disajikannya itu terdiri dari 10 jenis buah buahan, sehingga rujaknya dijenal dengan Rujak Sepuluh Buah, disamping itu saat melayani pembeli, Susilo selalu berpenampilan rapi dan berdasi.

Kepada Inspirasiline.com Semarang yang sengaja menemuinya di tempat jualannya, ia mengaku sudah 16 tahun ia tekuni pekerjaan ini dan sampai saat inipun ia merasa enjoy dan senang “Hidup ini harus dijalani dengan senang kok.mas, termasuk pekerjaan yang saya lakukan demi menyambung hidup”ungkap bapak dua anak ini.

Dalam usahanya termasuk cukup besar, sehari Susiko bisa nenghabiskan 2 kwintal buah , 10 kg gula jawa dan 1,5 kg lombok pedas, itu kalau posisi sedang ramai ramainya pembeli dan cuaca cerah dan panas, tetapi kalau pas hujan cuaca mendung dan setiap bulan puasa dia hanya bisa menjual rujak dengan menghabiskan 1 kwintal buah buahan saja. Jadi setiap harinya Susilo membutuhkan minimal 1 kwintal buah buahan dari 10  jenis buah. Setiap bungkus, dia jual Rp.10 rb baik rujak iris maupun rujak parut. Setiap hari ia memulai berjualan jm 09.00 dan berakhir jam 14.00 dan itu bisa dipastikan dagangannya habis terjual.

Ketika ditanya knapa dalam melayani pembeli dia memakai dasi, jawabnya sepele,  biar bisa beda dan lebih terkenal saja.

Betul memang,  pembelinya tidak hanya seputar kota saja, tetapi ada juga yang dari Gubug, Kradenan dan lain daerah yang ingin membuktikan kesegaran  rujaknya.”Kemaren ada yang dari Kradenan dan Gubug, bahkan ada yang datang dari Semarang setelah saya viral di medsos” beber Susilo bangga.

Terpisah, Mia (30) warga Purwodadi yang merupakan pelanggan tetap Susilo menuturkan kalau rujak buatan Susilo itu segar dan enak, serta mempunyai tekstur dan rasa yang berbeda dengan yang lain. ( joko widodo)

Bagikan ke:

1 thought on “Viral, Penjual Rujak Berdasi di Plendungan Grobogan, Pembeli Melimpah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *