Pemkab Sragen Akan Membangun Factory Sharing di Gemolong

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Untuk mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sektor mebel memenuhi pasar ekspor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan membangun factory sharing atau bengkel terpadu dilahan  seluas 7.525 meter. Pembangunan akan dilakukan dalam waktu dekat di Wilayah Kecamatan Gemolong.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UKM, Perindag) Sragen Cosmas Edwi Yunanto menuturkan, Pemkab mendapat sokongan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk mewujudkan bengkel terpadu mebel. Nominalnya sekitar Rp 30 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan gedung sekaligus pengadaan mesin-mesin yang dibutuhkan.

Adapun lahan yang disiapkan milik pemkab di Dukuh Godekan, Kelurahan Kragilan, Kecamatan Gemolong.

”Arahnya merangkul UMKM mebel dan furnitur untuk bisa memanfaatkan factory sharing,” Ungkapnya kepada Inspirasiline.com Sabtu (5/2/2022).

Dikatakan, bengkel terpadu dapat dimanfaatkan semua pelaku UMKM mebel. Model pengelolanya masih digodok. Apakah berbentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD), atau Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Cosmas Edwi Yunanto mengatakan, lelang pembuatan Detail Engineering Design (DED) bengkel terpadu masih berlangsung. Ketika selesai, dilanjutkan lelang Pembangunan proyek. Factory Sharing ditargetkan rampung tahun ini dan dapat difungsikan 2023.

Dinkop UKM,Perindag tidak menepis pendirian Factory Sharing  mebel merupakan dukungan dari Menteri Koperasi UMKM Teten Masduki saat kunjungan kerja ke Sragen Oktober tahun lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Sragen Dwiyanto menjelaskan, pemkab juga mendapatkan bantuan pelatihan dan peralatan mebel, sehingga pelaku UMKM memiliki daya saing. Produk yang dihasilkan layak ekspor mengikuti standar internasional.

”Anggarannya di Dinkop.UKM,Perindag,  UMKM tinggal dilatih agar produknya bisa dikirim ke pasar luar negeri. Kami kawal agar dana dari pusat segera dilelangkan. Targetnya tahun ini selesai,” Ungkapnya.  ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *