Sukoharjo-Inspirasiline.com. Pasien melonjak, Ketersediaan tempat tidur (TT) pasien Covid-19 di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo mulai ditiingkatkan. Bahkan saat ini kapasitas ruang perawatan isolasi masuk dalam kategori zona kuning.

Direktur RSUD Ir Soekarno Sukoharjo dr. Yunia Wahdiyati, mengatakan, penambahan Bed Occupancy Rate (BOR) ini menyesuaikan dengan kondisi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo secara umum.
Sehingga apabila BOR tersebut mulai merangkak lebih dari 60 persen, maka rumah sakit harus siap menyediakan setidaknya 30 persen dari total TT untuk ruang isolasi.
“Tercatat, hingga awal bulan Maret lalu dari 73 BOR di ruang isolasi di RSUD Ir Soekarno sudah terpakai 61 BOR. Menyusul kondisi tersebut, maka pihak rumah sakit akan menambah kembali jumlah TT di ruang isolasi,” ujar dokter Yunia Sabtu (05/03/2022).
Direktur RSUD Ir Sukarno Sukoharjo itu juga menyebut sebelumnya RSUD Ir Soekarno telah menambah TT yakni dari 40 TT ditambah menjadi 73 TT.
“Penambahan kapasitas bed terhitung sejak kenaikan kasus positif Covid-19 pada pertengahan bulan Februari 2022,” tandasnya.
Meski ada tambahan jumlah BOR, namun dokter Yunia Wahdiyati menegaskan, hingga kini tidak ada antrian di IGD dan semua pasien langsung masuk ke ruang perawatan.
“Jika kondisi darurat, maka tidak menutup kemungkinan pihak rumah sakit akan memasang tenda darurat seperti masa varian delta,” pungkasnya. (Prie)
