Grobogan, Inspirasiline.com. Sebanyak 30 orang lebih pemuda yang mengatas namakan Aliansi Mahasiswa Grobogan mendatangi gedung DPRD Grobogan menyampaikan aspirasinya terkait sosial ekonomi masyarakat saat ini, Senin siang ( 11/4/22). Mereka berasal dari BEM Unan Purwodadi, Forum Komunikasi Mahasiswa Grobogan, dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia Grobogan. Mereka dipimpin oleh Masrikan selaku koordinator aksi.
Proses aksi itu berjalan lancar aman dan damai. Petugas kepolisian berjaga jaga disekitar lokasi unjuk rasa. Tampak Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyawadi bersama Kabag Ops Kompol Sugiyanto, Kapolsek Purwodadi AKP Sapto dan anggotanya mengawasi jalannya aksi tersebut.

Kedatangan para pengunjuk rasa di DPRD Grobogan langsung diterima Wakil Ketua M Fatah dan Ketua Komisi A Musapak, SH.
Para pemuda Aliansi Mahasiswa Grobogan itu menyampaikan 8 tuntutan terkait kondisi ekononi masyarakat saat ini dan tuntutan tersebut dibacakan oleh Ketua BEM Unan Purwodadi, Umar Haji Musa’id, yakni menolak dan membatalkan kenaikan BBM dan LPG, menolak dan membatalkan kenaikan bahan pokok, menolak dan membatalkan kenaikan PPN, menolak perpanjangan masa jabatan Presiden dan penundaan Pemilu 2024, wujudkan adanya Perguruan Tinggi Negeri di kabupaten Grobogan, wujudkan reformasi agraria sejati, perbaiki infrastruktur jalan di kabupaten Grobogan, dan tertibkan operasional karaoke yang tidak berijin.

Setelah pembacaan ke 8 tuntutan itu, Wakil Ketua DPRD dan Ketua Komisi A tersebut menerima tuntutan itu dan berjanji akan meneruskan isi tuntutan terebut kepada pihak terkait sehingga harapannya bisa segera memperoleh penyelesaiannya
“Ya kami teruskan saja lah, tuntutan itu ke pihak pihak terkait, sebagian tuntutan juga ada yang kewenangan pusat, ya pusat lah yang menyelesaikan” kata Ketua Komisi A Musapak, SH kepada Inspirasiline.com usai para pengunjuk rasa tersebut membubarkan diri. ( jokowi)
