PMI Kota Tegal Membagikan Migor Bagi Pendonor

NEWS

Tegal-Inspirasiline.com. Memperingati  Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni , Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal menggelar Donor Darah Sukarela  di salah satu Maal di Kota Tegal  Rabu (15/06/). Kenapa di maal, supaya lebih mendekatkan dengan masyarakat terutama kaum milineal.  Donor Darah Sukarela ini ditargetkan mampu memperoleh 100 kantong darah dari para pendonor.

” Pemilihan di maal  untuk menyiarkan, menggugah, serta mengajak seluruh kalangan, terutama kalangan orang-orang muda dan orang-orang yang belum terfasilitasi oleh tempat-tempat mendonorkan darah agar mau mendonorkan darahnya ” ungkap Ketua PMI Kota Tegal dr. Agus Dwi Sulistiyantono dan menjadikan donor darah sebagai bagian dari pola hidupnya.

Kemudian kata Agus yang berbeda pad kegiatan donor darah kali ini menunya berbeda,  setelah mendonorkan darahnya, pendonor tidak hanya mendapatkan menu donor saja, tetapi juga mendapatkan satu liter minyak goreng.

Dijelasan oleh Agus bahwa pendonor kini boleh mendonorkan darahnya kembali setelah 60 hari atau dua bulan, sehingga tidak perlu menunggu selama tiga bulan untuk kembali mendonorkan darah.

“Dan sekarang tidak harus menunggu tiga bulan, lebih cepat masih dimungkinkan untuk mendonorkan kembali darahnya. Dalam setahun tidak hanya mungkin tiga bulan sekali, tapi bisa lebih cepat daripada itu, dua setengah bulan masih dimungkinkan,” jelas Agus.

Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, yang membuka kegiatan Donor Darah Dalam sambutannya, mengatakan berterimakasih kepada para pendonor yang secara sukarela telah mendonorkan darahnya, khusunya bagi para pendonor yang rutin melakukan donor darah.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para pendonor yang hari ini datang untuk mendonorkan darahnya. Apalagi bagi pendonor yang sudah berkali-kali bahkan puluhan kali menyumbangkan darahnya untuk orang lain. Hari donor darah sedunia ini merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada para pendonor yang tidak mendapatkan bayaran apapun tapi mau mengorbankan sedikit darahnya demi menyelamatkan nyawa orang lain yang mungkin bahkan tidak dikenal sama sekali,” ungkap Dedy Yon.

Walikota juga minta kepada Pengurus dan Dewan Penasehat PMI harus ikut aktif mencari calon pendonor, ” ini harus” Tegas Dedy Yon, Sebab kata Dedy, para pendonor yang selama ini aktif sewaktu waktu bisa pasif karena terbentur masalah usia dan sebagainya.

” Jadi mau tidak mau pengurus dan dewan pengawas harus bisa mencari calon pendonor minimal 50 orang ungkap Dedy Yon

Dia juga mengingatkan kepada PMI Kota Tegal untuk tidak luput dalam melakukan skrining terhadap setiap darah yang didonorkan, agar darah yang didonorkan tidak menyebarkan penyakit yang ditularkan melalui transfusi darah maupun melalui alat donor darah seperti jarum suntik. (biet)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *