Temanggung-Inspirasiline.com. Warga RT 5 Lingkungan Banyutarung Kelurahan Temanggung II, Kecamatan Temanggung Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, terpaksa merobohkan 2 pohon beringin angker di lokasi Makam Kalingga Jati, karena ingin merubah nuansa angker menjadi suasana nyaman di lingkungan makam. Meski diketahui ada sosok makhluk astral wanita cantik penghuni pohon, namun sejumlah 25 relawan Majelis Tafsir Al Qur’an Temanggung berhasil merobohkan dengan selamat, Minggu 24 Juli 2022.

Menurut penuturan sesepuh lingkungan, Sakur (65 tahun) yang juga seorang paranormal, lokasi makam sudah sejak lama dihuni sosok gaib yang sering menampakkan diri pada warga, dengan wujud wanita cantik berambut hitam panjang dan menebarkan aroma wangi bunga kanthil.
“Makhluk astral itu bernama Gadhung Mlathi, semula menempati batu besar di makam, namun kemudian saya suruh pindah tempatnya di belakang makam, karena pohon beringin tempat mangkalnya akan ditebang”, tutur Sakur.

Dalam penerawangannya, Sakur menyatakan tidak sanggup jika harus memindahkan ketempat lain jauh dari makam. Dalam pembicaraan metafisikanya lewat energi gaib, Gadhung Mlathi mau dipindahkan ke pinggir makam di dekat batu ceper tanpa syarat dan tanpa permintaan apapun. “Dia sudah saya komunikasikan dengan baik, karena dia juga makhluk Allah, dan mau berpindah tempat meskipun tetap di sekitar makam Kalingga Jati”, jelasnya.
Atas pemahaman tersebut warga Banyutarung mengerahkan 25 orang relawan dari Tim SAR Majelis Tafsir Al Qur’an (MTA) Kabupaten Temanggung untuk memotong 2 pohon beringin, menggunakan 4 geraji senso.
Warga setempat, Elsa (42 tahun) mengatakan, dirinya sudah beberapa kali melihat dan berpapasan dengan sosok cantik bernama Gadhung Mlathi tersebut. Bahkan di sebuah hari tengah malam dia didatangi makhluk astral tersebut untuk memberikan bunga kanthil di telapah tangannya.
“Dia datang dan berhadapan langsung dengan saya malam itu pukul 2 malam, dan meminta tangan saya menengadah dan langsung saya diberikan bunga kanthil ini. Diapun langsung menghilang”, kata Elsa yang kemudian memotret bunga itu dengan camera HP nya.
Sementara itu ketua RT 5 Joko, mengatakan rencananya warga setempat akan membangun gapura makam tersebut. Namun setelah di buat sketsa, ternyata 2 pohon beringin itu menghalangi sehingga harus dipotong.
Dengan tehnik yang sudah dikuasai oleh Tim SAR MTA Temanggung, penebangan pohon besar dengan 4 geraji mesin dan tali dalam 4 sudut, pekerjaan dapat diselesaikan dengan selamat tanpa menimpa bangunan dan jaringan kawat yang berada di sekitar makam. (Budhy HP)
