Festival Jambu Desa Pranan Menyedut Perhatian

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Pembukaan Pranan Jambu Festival di desa Pranan Polokarto Sukoharjo Minggu (04/09/2022)  berlangsung meriah.

Sebelum dibuka resmi oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani diawali dengan karnaval bertema jambu yang diikuti oleh perwakilan warga dari 16 RT di Desa Pranan, kegiatan ini baru kali pertama dan ternyata sangat menyedot perhatian warga masyarakat.

Metik jambu

Selain  Bupati Sukoharjo Etik Suryani, pembukaan juga dihadiri Wakil Bupati Agus Santoso,  Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemprov Jawa Tengah Supriyanto, Kepala Dispertan Pemkab sukoharjo Bagas Windaryatno, dan Camat Polokarto Hery Muyadi serta beberepa kades dari kecamatan Polokarto.

Bupati Etik Suryani berharap festival jambu di desa Pranan dapat mengangkat ekonomi masyarakat di desa Pranan.

” Nantinya kami juga berharap, para tamu yang datang di Sukoharjo dapat diajak untuk berkunjung ke desa Pranan, sekaligus untuk memperkenalkan bahwa Pranan memiliki tanaman Jambu yang sudah menjadi icon bagi desa setempat,* ujarnya.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemprov Jawa Tengah Supriyanto memberikan apresiasi kepada kades Pranan Jigong Saryanto yang melakukan inovasi dengan menggelar festival jambu.

” Ini luar biasa. Festival.jambu,  biasanya festival buah itu yang sering hanya festival durian. Oleh karena itu momentum itu harus bisa dimanfaatkan untuk lebih mengenalkan kepada daerah luar bahwa desa Pranan sebagai salah satu  penghasil jambu terbesar di Jawa Tengah,” ujarnya.

Kepala Desa Pranan, Jigong Sarjanto mengatakan, Pranan Jambu Festival digelar di Dusun Menggah.  Panggung acara utama didirikan di halaman rumah warga cikal bakal penanam jambu pertama.

“Tempat ini dipilih karena di tempat ini sebagai cikal bakalnya jambu Pranan,” ujarnya.

Menurut Jigong, festival jambu ini pertama kali digelar di Desa Pranan sebagai bentuk promosi agrowisata jambu.

Berbagai acara seni budaya digelar untuk memeriahkan Pranan Jambu Festival mulai Minggu hingga Selasa (06/09/2022)  besok.

“Yang menarik masyarakat juga dipesilahkan membeli dan memetik jambu sendiri dengan harga  perkilo 10 hingga 15 ribu rupiah. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *