Di Grobogan, Sebanyak 290 SD Tak Memiliki Kepala Sekolah

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Saat ini Dinas Pendidikan Kab. Grobogan tengah menghadapi permasalahan terkait kurangnya SDM khususnya guru yang menjabat sebagai Kepala Sekolah Dasar. Sehingga 2 hingga 4 SD Negeri di Grobogan dirangkap oleh seorang Kepala SD.

Hal tersebut dikemukakan Kadisdik Grobogan melalui Sekdin DR.Wahono, MPd kepada Inspirasiline.com di ruang kerjanya, Senin (19/12/22).

Disebutkan Wahono, jumlah Sekolah Dasar Negeri se Kab. Grobogan sebanyak 795 buah. Dari jumlah itu, katanya, sebanyak 290 SD tidak ada kepala sekolahnya, sehingga terjadi perangkapan jabatan sebagai Kepala sekolah.

“Jadi, seorang kepala sekolah bisa merangkap beberapa sekolah, ada yang seorang Kepala SD merangkap 4 SD” ungkapnya.

Terkait pengisian kekosongan jabatan Kepala SD itu, Wahono menyebut sesuai regulasi yang ada seorang guru yang diangkat menjadi Kepala sekolah harus berasal dari sekolah penggerak.

Bila si guru tersebut bukan dari sekolah penggerak, maka saat dirinya diangkat menjadi kepala sekolah, maka yang bersangkutan harus segera mengikuti diklat sekolah penggerak. “Padahal di Grobogan baru ada sekitar 100 an SD Penggerak” kata nya.

Menurutnya perangkapan jabatan kepala sekolah tersebut sangat tidak efektif. “Mengurus satu sekolah saja menjadi baik saja sulit kok, ini malah merangkap beberapa sekolah, tidak efektif lah” beber Sekdin.

Wahono juga melihat, kebutuhan tenaga pengawas SD di Grobogan adalah sebanyak 80 orang, kini tinggal 30 an orang dan pada Januari 2024 nanti tenaga tersebut tinggal 24 orang karena banyak yang sudah pensiun.

“Itulah kondisi kami saat ini, dan kami harus bisa optimalkan semua agar kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan lancar” tutup Sekdin Pendidikan Kab. Grobogan. (jkwi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *