Rembang-Inspirasiline.com. Ribuan nelayan Jaring Tanpa Berkantong (JTB) yang tergabung dalam paguyuban nelayan Bhaita Adhiguna Rembang, Rabu (11/1) melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD setempat.
Mereka menyampailan sejumlah tuntutan khususnya PP 85 tentang PNPB yang di sampaikan kepada DPRD dan Pemkab untuk diteruskan ke Pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Kelautan dan Perikanan(KKP).

Bupati Rembang H Abdul Hafidz dan Wakil ketua DPRD H M Cholil Bisri Laqouf (Gus Gipul) sempat menemui para pendemo dan menanggapi orasi para pendemo diatas mobil.

Aksi demo nelayan di Rembang sempat membuat arus lalu lintas jalan Pantura tersendat, sehingga oleh jajaran Satlantas Polres setempat arus lalin dialihkan ke jalur lingkar Soklin – Pentungan.
Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Setyawan di tengah-tengah memimpin pengamanan aksi demo kepada media ini mengatakan, untuk menghindari kemacetan arus lalun di pantura, pihaknya memang mengalihkan arus kendaran lewat jalur lingkar Soklin-Pentumgan.
Ketua paguyuban nelayan Jaring Tangkap Berkantung (JTB) “Bhaita Adhiguna” Lestari Priyanto dalam orasinya mengatakan, kami nelayan Rembang selama ini kenjadi korban penindasan pemerintah pusat lewat regulasi atau aturan yang ribet dan memberatkan.
“Kami menuntut sejumlah aturan yang dibuat KKP untuk di batalkan atau di revisi. Misalnya PP No 85 tentang Peneriman Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sangat memberatkan nelayan. Juga beberapa aturan lain yang menindas nelayan,” tandas Lestari Priyanto.
Dia menambahkan, perjuangan nelayan untuk menuntut keadilan masih panjang. Tidak hanya cukup demo di Rembang. Namun kami akan ke Jakarta menyampaikan aspirasi ke pusat.
“Kami mengucap terima kasih kepada bapak bupati H Abdul Hafidz dan Wakil Ketua DPRD Gus Gipul yang telah menemui kami sekaligus berjanji akan memfasilitasi para nelayan untuk bisa bertemu Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bahkan bila perlu ketemu Presiden Jokowi,” ungkap Lestari Priyanto.
Bupati Rembang H Abdul Hafidz saat menemui pendemo dan berbicara diatas kendaraan berjanji akan memfasilitasi para nelayan ke pusat untuk menemui Menteri KKP bahkan jika perlu ketemu Bapak Presiden.
“Bersama teman-teman Dewan siap mengantar perwakilan nelayan untuk bertemu Bapak Menteri KKP di Jakarta. Lebih cepat lebih baik,” tandas Hafidz. (yon daryono)
