Bupati Sragen Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid SMA Negeri I Sukodono

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati  melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Hikmah di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kecamatan Sukodono Jumat (25/2/2023).

 Pembangunan Masjid berawal dari Kerumitan Seluruh Warga Sekolah karena Masjid yang kecil dan tidak muat untuk Sholat Berjamaah.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sukodono, Wasiyo mengatakan, saat anak didiknya Sholat Dhuhur berjamaah harus dilakukan 3 (Tiga) Shift. Untuk itu melalui kesepakatan bersama sekaligus ingin memperpanjang Masjid Agung membuka Donasi dengan membuka Rekening pada Bulan Desember Tahun 2022.

“Secara mengejutkan dalam waktu singkat pada bulan Januari 2023 kami bisa mengumpulkan dana sejumlah Rp 73 Juta. Kemudian minggu berikutnya Rp 97 Juta dan sampai hari ini RP 212 Juta. Donatur berasal dari Bapak/Ibu Guru, Alumni, Orang Tua Murid serta Anak-Anak yang menyisihkan Uang Jajannya.” Ungkapnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah Sunarno menyampaikan Apresiasinya kepada SMA Negeri 1 Sukodono dalam upayanya membangun Masjid AL Hikmah agar kedepan menjadi Masjid yang Representatif dan menjadi Pusat Pembelajaran Agama Islam.

Menurutnya, saat ini Masjid merupakan bagian dari Project Pengembang Profil Pelajar Pancasila (P5) seperti yang sedang dikembangkan Pemerintah. Di dalam Pengenbangan P5 Masjid menjadi salah satu Unsur Pokok.

“ Kegiatan keagamaan di sekolah tidak lepas dari Organisasi Sekolah yang bernama Rohani Islam (Rohis). Anak-anak muda ini mempunyai semangat yang luar biasa dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ke-Islaman pelajar di Sekolah.” Ungkapnya.

Namun yang menjadi perhatian, terkadang Rohis menjadi Jembatan dari berbagai unsur baik mungkin Alumni, Organisasi di luar Sekolah dan sebagainya. Oleh karena itu tetap menjual Toleransi beragama, agar senantiasa menghindarkan diri dari tindak kekerasan maupun Intoleransi.

baca juga:  Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati resmikan agro wisata Kaliwedi, Gondang, Sragen

“ Pelajar SMP/SMA saat ini banyak sekali Permasalahan yang berhubungan dengan Intoleransi dan ada bibit-bibit yang bersikap Intoleransi dan Radikalisme. Sehingga yang dapat membantu dan menanggulangi permasalahan ini adalah anak-anak Rohis sendiri. Saya berharap semoga pembangunan Masjid Al Hikmah akan menjadi sebuah Pusat Sumber Pengembangan Agama Islam khususnya di SMA Negeri 1 Sukodono umumnya di Kecamatan sukodono.” Ungkapnyaj.

Bupati Sragen Kudsinar Untung Sukowati juga sangat mengapresiasi  Pembagunan Masjid Al hikmah yang berasal dari bantuan Shodaqoh Bapak, Ibu Guru dan para Murid-murid yang menyisihkan Uang Sakunya serta para Orang Tua Murid yang menampilkan Donasi di SMA Negeri Sukodomo.

“ insya Allah jika semua mempunyai gairah yang sama saat bershadaqoh maka Masjid akan cepat jadi selanjutnya jika diteruskan kedepannya dapat digunakan untuk membiayai pemeliharaan masjid. Untuk kemanfaatannya dapat dimanfaatkan pula oleh warga masyarakat sekitar. Tadi sudah saya tanyakan Kepala Sekolah apakah boleh Orang Luar Sholat disini? Dan katanya terbuka untuk Umum. Saya sangat mengapresiasi dan siap membantu melalui Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sragen ” Ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Yuni sapaan akrab Bupati Sragen  menyatakan, bahwa perlindungan akan memberikan bantuan Masjid senilai Rp 100 Juta yang akan diambil pada Anggaran Penetapan Kabupaten Sragen Tahun 2023.

Selanjutnya Yuni menyebutkan Permasalahan Intoleransi dan Radikalisme yang tentunya menjadi pemacunya sampai saat ini khususnya yang terjadi di wilayah Kabupaten Sragen.

Dikatakannya, Intoleransi menjadi Permasalahan yang serius dan pernah terjadi di Kabupaten Sragen beberapa waktu lalu. Intoleransi bisa saja terjadi di dalam Sekolah khususnya dimulai dari kegiatan di dalam Sekolah.

Pintu masuk Toleransi dan Radikalisme yang selama ini ada dan terjadi disinyalir salah satunya terbentuk dari dalam Lingkungan Sekolah. Pihaknya memberikan Perhatian khusus pada Organisasi Rohis agar terhindar dari hal-hal yang mengarah ke Intoleransi.

baca juga:  Grobogan Raih Kembali Penghargaan Top BUMD 2023

“ Saya meminta kepada Bapak/Ibu Guru untuk selalu melakukan Pendampingan. Adakalanya Pembicara yang didatangkan dari Luar dan Dalam menyampaikan ada Bibit-bibit sedikit saja untuk mengajak anak-anak kita itu mengarah yang tidak benar-benar hal itu termasuk Radikalisme akar-akar. Saya mohon semua yang menjadi Pembicara yang akan membina Anak-anak Rohis harus seijin dan sepengatahuan Kepala Sekolah.” Pesannya.

Untuk itu Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap, hal-hal yang berkaitan dengan Intoleransi dan Radikalisme kedepan tidak terjadi di Kecamatan Sukodono maupun di Kabupaten Sragen. ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *