Tradisi Unik : Festival Balon Udara Wonosobo Digelar Di Kledung Temanggung

NEWS

Temanggung-Inspirasiline.com. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan festival balon udara, yang dilaksanakan di lapangan Desa Kledung Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Balon raksasa yang diterbangkan saat Festival tersebut bermotif batik dan di lombakan dengan penilaian sesuai ketentuan panitia. Gelar tradisi tersebut berlangsung di Wonosobo dan Kledung Temanggung 26 – 29 April 2023.

Komunitas Balon Udara Wonosobo , bekerjasama dengan pemerintah desa kledung kabupaten temanggung, menggelar festival balon udara di lapangan Desa Kledung, Kecamatan Kledung, kabupaten Temanggung.

Fotografer mengabadikan balon udara beterbangan di langit Kledung dengan naik tangga untuk mendapatkan posisi terbaik

Sebanyak 37 balon udara berukuran raksasa berbagai motif dan model oval, seperti batik, pelangi, tokoh dan lainnya mampu terbang menghiasi langit di lembah dua gunung yang ikonik, yaitu Sumbing dan Sindoro.

Kepala Desa Kledung Samali mengatakan, kolaborasi pemuda Kledung dan Komunitas Balon Wonosobo melahirkan kegiatan ini dan merupakan tradisi masyarakat Wonosobo yang juga merupakan upaya pelestarian budaya nenek moyang. Maka salah satu pelestariannya adalah menerbangkan balon raksasa dengan cara ditambat agar tidak melanggar peraturan kedirgantaraan.

Motif batik dan kreasi lainnya menjadi hiasan balon udara yang digelar di lapangan Kledung

Momentuknya juga bertetapatan dengan liburan syawalan dalam rangkaian merayakan idul fitri 1.444 Hijriyah.

Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali di Kabupaten Wonosobo dengan lokasi di beberapa titik wilayah. Pada tahun 2023 ini dilakukan pengembangan wilayah, yaitu ke Kabupaten Temanggung dan dipilih lokasinya lapangan kledung dekar rest area kledung pass.

Ketua Panitia Sulistiyono menyampaikan, Sebelum diterbangkan, balon udara raksasa yang terbuat dari kertas tersebut diberi asap dari hasil pembakaran kayu yang berasal dari tungku yang sudah disiapkan.

Panorama latar belakang gunung Sindoro dan Sumbing mempercantik nuansa festival balon udara dengan ribuan pengunjung libur

Penerbangan balon udara ini diklaim tak kalah dengan penerbangan balon udara di Cappadocia, Turki.

Dalam satu tim, terdapat tujuh orang yang menerbangkan. Mereka menjaga kekompakan agar balon udara tersebut dapat terbang.

Agar tidak membahayakan dan menganggu lalu lintas udara, penerbangan balon udara raksasa ini ditambat menggunakan tali dengan ketinggian sekitar 70 meter.

untuk menerbangkan balon-balon ini, pihak panitia tunduk pada aturan pemerintah, yakni diterbangkan dengan cara ditambat menggunakan tali dan tanpa adanya petasan.

Penilaian festival ini diambil dari akurasi penerbangan balon, tingkat kesulitan dalam pembuatan balon, kekompakan tim dan pemberian variasi.

Bagi peserta festival, Tidak ada kesulitan dalam pembuatan balon udara, karena sudah mencintai tradisi ini. Membuat balon udara raksasa, lingkar luar 14 meter dan tinggi 24 meter ini, selesai dalam satu bulan, dan menghabiskan biaya sekitar satu juta limaratus ribu rupiah, tergantung kesulitan dan corak balon udara.

Selain untuk menyalurkan atau wadah warga pecinta balon udara, kegiatan ini digelar untuk melestarikan budaya sekaligus untuk mendongkrak pariwisata khususnya di Kabupaten Temanggung Rest Arean Kledung Pass dan pesona alam sekitarnya. (bhp)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *