Cegah Covid-19, Bupati Sragen Meminta Warga Jaga Kesehatan

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Banyaknya Masyarakat Yang Mudik dan Berlibur Lebaran, Saling Mengunjungi Keluarga dan Berinteraksi Dengan Kerabat Membuat Penyebaran Covid-19 Khususnya Di Kabupaten Sragen Mengalami Peningkatan.

Hal itu Disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati Saat Menghadiri Pengajian Akbar di Pondok Pesantren An Najah Kecamatan Gondang Sabtu malam (13/5/2023).

Selain Bupati dan Wakil Bupati Sragen H. Suroto Turut Hadir Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah Untung Wibawa Sukawati dan Mukafi Fadli serta Anggota DPRD Kabupaten Sragen Bambang Samekto.

“Hanya Mengingatkan Covid-19 Masih Ada. Hari Ini Yang Dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soehadi Priyonegoro Ada 15 Pasien. Bagi Bapak,Ibu Yang Masih Sering Melakukan Kegiatan Cuci Tangan Sebelum Makan, Menjaga Kebersihan, Setelah Bepergian (Sebelum Masuk Rumah-red) Berganti Baju Sebelum Bertemu Anak dan Istri Kita. Itu Semua Adalah Sesuatu Yang Baik, Karena Semua Perlu Saling Menjaga.” Ungkapnya.

Tekanan Saat Ini Yang Paling Utama Adalah Jika Ada Warga Masyarakat Merasakan tidak Enak Badan, Flu, Batuk dan Pilek Untuk Dapat Menggunakan Masker Agar Tidak Menulari Lainnya.

Menurutnya Dengan Memakai Masker Selain Tidak Menulari Penyakit Kepada Orang Lain Juga Dimaksudkan Untuk Melindungi Diri Sendiri.

“Insya Allah Covid-19 Tidak Seperti Dua Tahun Yang Lalu Sehingga Saya Meminta Masyarakat Untuk Menjaga Kesehatan. Jangan Lupa  Rajin Cuci Tangan. Kalau Tidak Menemukan Air dan Sabun, Usahakan Selalu Membawa Hand Sanitizer.” Jelasnya.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menambahkan, Beberapa Saat Yang Lalu Mendapat Laporan Dari Masyarakat Mengenai Kasus Racun Massal Yang Terjadi Di Beberapa Wilayah Di Kabupaten Sragen Seperti di Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, dan Desa Tunggul, Kecamatan Gondang.

“Bapak Ibu yang akan Punya Kerja Saya Minta Perhatiannya Agar Kualiatas Bahan Yang Akan Digunakan Terutama Kebersihannya Terjaga.

 Air Minum Juga Diperhatikan. Para Ibu-Ibu Tukang Masak Juga Tolong Perhatikan Kebersihan Bahan Makanannya. Supaya Tidak Ada Lagi Yang Keracuan.” Ungkapnya.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Mengatakan Racun Bisa Disebabkan Oleh Bakteri Yang Ada Didalam Makanan Atau Makanan Yang Sudah Kadaluwarsa Ataupun Makanan Yang Dalam Penyajiannya Tidak Hiegenis.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Berharap Hal Ini Harus Benar-Benar Menjadi Perhatian Yang Serius Seluruh Pihak Khususnya Bagi Warga Yang Akan Mempunyai Kerja (Hajatan-red) Agar Menjaga Kebersihan Dan Kehiegenisan Makanan. ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *