Puncak Peringatan HKB 2023, Bupati Sragen Mengajak Masyarakat Waspada Bencana

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Puncak Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2023 yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencanan (BNPB) dilaksanakan serentak di tujuh (7) Kabupaten yang dilewati Aliran Sungai Bengawan Solo yaitu Sragen, Ngawi, Blora, Bojonegoro, Tuban, Gresik dan Lamongan.

Pelaksanaan tersebut dipusatkan di Kabupaten Lamongan dan dilakukan secara Virtual oleh Enam Kabupaten lainnya termasuk Kaupaten Sragen yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen Selasa (16/5/2023).

Dalam Kesempatan Acara itu hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhajir Effendi, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Anggota DPR RI Komisi VIII Ina Ammania, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur dan Sejumlah Organisasi Nasional maupun Internasional.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati (Wabup) Sragen H. Suroto Menyaksikan Secara Langsung Siaran Video Conference dan Pertunjukan oleh Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti, Tenaga Ahli Kepala BNPB Mayjen (Pur) Denny Herman, Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sragen, Sekda Sragen serta Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sragen.

Menko PMK Muhajir Effendi Mengatakan Pentingnya Melakukan Kesiapsiagaan Bencana yang Terukur dan Mengurangi Resiko Bencana.

Muhajir Effendi Menjelaskan Upaya Kesiapsiagaan Bencana telah sesuai dengan Arahan Presiden Joko Widodo agar semua Infrastruktur Penunjang dapat diutamakan. Dalam upaya memberikan Bantuan terhadap Wilayah Tinggi Resiko Bencana yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya untuk Meminimalisir Kerugian baik segi materi maupun non materi.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Menjelaskan kegiatan yang diinisiasi BNPB dan diperkuat oleh BPBD tersebut dilakukan sebagai upaya penguatan Desa menjadi Desa yang Tangguh Bencana.

Kegiatan Simulasi Mengangkut Banjir Melibatkan 2.950 Warga dan Dua Provinsi yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur dan 7 Kabupaten yang terdiri dari 1.475 KK.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati  menyampaikan laporan keadaan Kabupaten Sragen yang telah siap melaksanakan Latihan Evakuasi Mandiri Bencana Banjir Sungai Bengawan Solo di Empat Desa yaitu Desa Pandak, Desa Sribit, Desa Tangkil dan Desa Karangudi. Desa tersebut berada di Tiga kecamatan takni : Sidoharjo,  Sragen dan Ngrampal.

Kusdinar Untung Yuni Sukowati Mengungkapkan, dalam rangakaian hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2023, pada hari Senin (15/5/2023) Permohonan telah melakukan Pendampingan Pohon disepanjang Aliran Sungai Bengawan Solo di Empat Desa tersebut. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat memberi manfaat untuk meminimalisir dampak Banjir akibat Luapan Sungai Bangawan Solo.” Ungkapnya.

Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu Menambahkan saat Musim Penghujan apabila terjadi Hujan dengan Intensitas yang cukup lama belum lagi jika ada bukaan Pintu Spillway Waduk Gajah Mungkur tentu akan memberikan Jalur Udara Sepanjang Aliran Sungai Bengawan Solo dan Sragen termasuk yang dilewati.

Untuk itu melalui Latihan Pemulihan Mandiri diharapkan akan membuat Masyarakat semakin Waspada dan Siap Mengahadapi Bencana.

“Insya Allah Kabupaten Sragen Siap Menghadapi Bencana walaupun tentu saja tidak kami minta. Semoga tidak ada lagi Banjir di Kabupaten Sragen.” Harapnya ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen).

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *