Sukoharjo-Inspirasiline.com. Kecil-kecil cabe rawit, walau kecil tapi luar biasa, itulah pepatah yang pas untuk Andrew Fathan Al Hakim yang akrab disapa Andrew. Andrew ini merupakan atltit cilik asal Ponowaren, Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah yang sudah mengibarkan bendera kota Makmur ditingkat nasional masuk 5 besar.
Ketika ditemui ditempat ia belajar yaitu di SDN Ponowaren 2 Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo dengan lugu Andrew menyampaikan bahwa dirinya pernah mengikuti kompetisi OR cabang renang melaju dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, hingga ketingkat nasional.

Andrew merupakan putra ke-3 dari 3 bersaudara pasangan dari Yuli Wahyudi dengan Sarwini tinggal di Jetis RT/RW: 2/11 Ponowaren Tawangsari, sekarang masih duduk dibangku klas 5 SDN Ponowaren 2 Tawangsari ini telah meraih banyak medali, perunggu, perak, dan emas. Pada even O2SN cabang renang gaya kupu-kupu, dada, dan punggung meraih 3 medali emas, untuk ditingkat nasional berlangsung di Gulungan Jakarta 18-24 September kemarin bersaing dengan atlit dari 33 Provinsi se Indonesia menduduki peringkat 4,5,6.
Lebih lanjut Andrew sampekan bahwa dirinya mempunyai hobi renang sejak duduk dibangku TK, cita-citanya ingin menjadi pilot. Dia rutin latihan renang setiap hari dengan pembimbing pak Devi, Endro mengagumi atlit renang nasional Triyadi Fauzi Sidiq itulah atlit pavoritnya. Kejuaraan yang pernah diikuti antara lain piala Wali Kota Solo juara I, Jogya – DIY juara I, Semarang juara I hingga saat ini sudah puluhan medali emas, perak, dan perunggu ia raih namun mayoritas ia raih medali emas.


Sementara itu mama Andrew saat berbincang sama wartawan mengatakan bahwa putra kami menyukai renang sejak masih di TK kecil terus akhirnya demi memperkaya bakat anknya diikutkan clup dan yang membanggakan mamanya setiap ikut kejuaraan pasti menang dari situlah kami keluwarga semakin mendukung kariernya dibidang OR renang kemanapun Andrew ikut even orang tua pasti mendampinginya.
Sedangkan Paniyo, SP.d Kepala SDN Ponowaren 2 Tawangsari mengaku sangat bangga atas prestasi muridnya bisa mengibarkan bendera Sukoharjo sampai ketingkat nasional, ing atase bocah ndeso (walaupun anak desa) bisa mengharumkan SD Ponowaren 2 juga Kabupaten Sukoharjo dikancah nasional. Sehingga kami bisa memberikan dispensasi dalam mengikuti KBM artinya jika waktunya bersamaan dengan latihan diganti dijam lain alasan ini demi mendukung karier Endro dengan harapan masa depannya bisa menjadi atlit nasional kebanggan bersama, pihak sekolah tidak mengekang justru memberikan kebebasan.

Lanjut Paniyo Andrew bisa menjadi atlit prestasi juga akademiknya tidak ketinggalan jika ada materi ada yang ketinggalan bapak/ibu gurunya memberikan tambahan jam, pak Paniyo juga menceritan bahwa Andrew ini anaknya budi pekertinya bagus, akademiknya juga lumayan. Pihak sekolah selalu mensuport untuk berkarier bisa mengahrumkan bangsa dan negara dan tidak menutup kemungkinan anak-anak yang lain bisa berprestasi seperti Endro ini. (Prie)
