Rembang-Inspirasiline.com. Ribuan kendaraan yang di dominasi kendaraan berat terjebak macet di jalur Panti Utara (Pantura) Batangan (Pati) – Rembang, Kamis dini hari – Kamis petang, (16/11). Sementara kendaraan kecil dan bis mengambil jalur alternatif seperti yang dihimbau pihak Satlantas Polres Pati dan Rembang.
Kondisi tersebut sebagai imbas pelaksanaan proyek jalan beton di Desa Bumi Mulyo, Ketitang dan Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. juga pembetonan di Desa Tambakagung Kecamatan Kaliori, Rembang dan Desa Tireman, Kecamatan Rembang Kota.

Dari pantauan media ini Kamis petang, kendaraan berat mengular sejak dari wilayah Kecamatan Batangan hingga depan Satlantas Polres Rembang di Jln Diponegoro atau depan Taman Rekreasi Pantai Kartini.

Yang mengalami kemacetan adalah arus lalu lintas dari arah timur (Surabaya). Sedang arus yang dari arah barat (Semarang) telatih lancar, karena dilakukan buka tutup arus di lokasi proyek.
Kondisi tersebut sangat di keluhkan para pengemudi. Mereka mengaku telah mengalami keterlambatan akibat macet sekitar 6-8 jam.

“Saya masuk Rembang Kota sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis tadi pagi, dan setelah sekitar 8 jam, ini baru sampai Kaliori,” tutur Agus Raharjo, seorang sopir alat-alat berat warga Surabaya.
Dengan keterlambatan ini, kami mengalami kerugian cukup besar karena harus terkena klaim dari perusahaan. “Kami para pengemudi menghimbau agar pelaksanaan proyek jalan ini bisa di percepat. Karena kejadian seperti ini sering terjadi di wilayah Batangan ini,” imbuh Agus.
Sementara itu Kasatlantas Polres Pati Kompol Asfuri kepada media menyatakan, terjadinya kemacetan ini dikarenakan ada kegiatan proyek fisik yakni pembetonan di beberapa desadi Batangan.
“Untuk mengurangi kemacetan, khususnya kendaraan pribadi, kami telah menghimbau lewat media sosial agar melalui jalur alternatif,” terang Asfuri. (yon).
