Sragen-Inspirasiline.com. Peran Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi sangat Penting dalam Pencegahan Stunting dan Penurunan Angka Pernikahan Dini. Persoalan Stunting menjadi Program Pembangunan Nasional, sehingga seluruh Sektor Saling Bersinergi untuk Menurunkan Angka Stunting sesuai dengan Target Nasional yaitu 14%.
Selain itu Peningkatan Perkawinan Dini Akhir-Akhir ini menjadi hal yang perlu dicermati karena menjadi Salah Satu Masalah Sosial yang terjadi di Masyarakat.
Banyak Orang Tua yang Menikahkan Anaknya yang masih dibawah Umur dengan Alasan Menghindari Pergaulan Bebas maupun Faktor Ekonomi.
Usia Remaja Dinilai belum Memiliki Kematangan Baik Secara Psikologis maupun Kesehatan Fisik. Apalagi Usia Remaja yang belum Matang akan Beresiko pada Organ Reproduksi yang belum siap.
Untuk itu Tim Penggerak PKK Kecamatan Masaran Bekerjasama dengan Puskesmas Masaran dan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sragen menyelenggarakan Sosialisasi Pernikahan Dini dalam Rangka Penurunan Stunting di Kecamatan Masaran.
Camat Masaran, Suratman disela-sela kegiatan pertemuan Sosialisasi di Sasana Krida Jaya Desa Karangmalang Masaran Selasa (21/11/2023) Mengatakan di Tahun 2020 menurut Data Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Masaran bahwa Kecamatan Masaran Mengalami Angka Pernikahan Dini Tertinggi. Namun di Tahun 2022 dan 2023 Mengalami Penurunan.
“Menurut Data, Angka Pernikahan Dini Tahun 2020 ada 28 Anak, Tahun 2021 ada 19 Anak, 2022 ada 11 Anak dan 2023 ada 10 Anak. Pernikahan Dini disebabkan karena Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja apalagi Wilayah kami berbatasan dengan Karanganyar. Sehingga Kegiatan Sosialisasi seperti ini dilaksanakan dengan sangat Instens dalam Rangka juga untuk Penurunan Angka Stunting di Kecamatan Masaran.” Ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini Camat Suratman Mengharapkan seluruh Kader PKK agar Aktif melakukan Pemantauan dan Terus melaksanakan Program PKK sampai ketingkat RT. Suratman mendukung seluruh Kegiatan Positif yang dilakukan Tim Penggerak PKK dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting.
Senada di Kecamatan Masaran, TP PKK Kecamatan Plupuh juga melaksanakan Sosialisasi Penurunan Stunting dan Pencegahan Perundungan Anak yang di Helat di Halaman Kecamatan Plupuh Kamis (16/11/2023).
Camat Plupuh Edi Purwanto Menerangkan Para Kader PKK menjadi Lini terdepan dan Tangan Panjang Pemerintah dalam membangun Karakter Generasi Bangsa ini.
Sekretaris TP PKK Kabupaten Sragen Tina Pujiatmoko menyampaikan Kegiatan Sosialisasi ini digelar sebagai bentuk Implementasi 10 Program Pokok PKK yang didalamnya terdapat Program yang Relevan dengan Penurunan Stunting dan Perundungan Anak.
“Implementasi 10 Program Pokok PKK diwujudkan melalui Kerja yang didukung oleh Pokja-Pokja I,II,III dan IV sehingga Seluruh Program dapat dilaksanakan bersama dalam Rangka Penurunan Stunting.” Ungkapnya.
Sementara Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati Mengapresiasi Tugas Kader PKK menjadi Garda terdepan yang Bertugas Langsung Melayani Masyarakat.
“Alhamdullilah Tugas Kader PKK Sungguh luar Biasa. Dari Penurunan Stunting, Perbaikan Gizi dan Menekan Angka Kematian Ibu dan Anak semua adalah Harmonisasi Tugas bersama dari berbagai pihak dan Kader PKK yang Luar Biasa.” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
