Pendapatan Pajak Kendaraan Di Grobogan Diprediksi Tak Penuhi Target, Banyak Kendaraan Nunggak Termasuk Yang Berplat Merah

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Target perolehan PKB (pajak kendaraan bermotor) melalui Samsat Grobogan di penghujung tahun 2023 agaknya masih sulit ditembus. Kondisi tersebut terlihat pada realisasi pendapatan per tanggal 11 Desember 2023, angkanya masih jauh dari harapan.

Hal itu disampaikan Kepala UP3D Grobogan (Samsat) melalui Kasi PKB dan BBN Sukarno, SSos, MA kepada media Inspirasiline.com di ruang kerjanya, Selasa (12/12/23).

Sukarno menyebut dari pajak kendaraan bermotor dengan target dipatok Rp 169 M, realisasi per Sabtu (9/12/23) baru mencapai 84,3% atau Rp.143 M, sedangkan Bea balik nama targetnya dipatok Rp.115 M terealisasi baru 74,3% atau sekitar Rp. 85 M. “Kami masih terus berupaya untuk mengejar target itu, sampai dengan 30 Desember mendatang, prediksi kami kecil kemungkinan tercapai” ungkapny.

Dia mengaku tak kurang kurang upaya yang dilakukan agar pendapatan pajak kendaraan mencapai target baik mulai dati kegiatan sosialisasi kepada pemilik kendaraan bermotor, kegiatan operssi STNK kendaraan di jalan bersama jajaran Polri, penagihan langsung ataupun melaluii 18 Bumdes yang disebut Samsat Budiman (badan usaha digital mandiri) yang sudah melakukan kerjasama dengan Samsat.

“Dengan sisa waktu ini kami melakukan jemput bola ke perusahaan perusahaan yang besar seperti Zentrum” kata Sukarno.

Disebutkan juga kendaraan bermotor yang nunggak hingga kini masih cukup banyak, yakni sekitar105.126 buah baik roda dua maupun roda empat (kondisi Nopember 2023) dengan nominal Rp.55,32 M.

Padahal melalui Keputusan Gubernur Jateng Nomor 9 Tahun 2023 tentang program pembebasan denda baik pajak kendaraan, bea balik nama, maupun pajak progresif telah diberlakukan dan harapannya masyarakat bisa lebih meningkat lagi kepatuhan dalam membayar pajak kendaraannya.

Selain itu, kata Sukarno, kendaraan yang berplat merah pun juga mengalami tunggakan. Biasanya adalah kendaraan yang dihibahkan ke desa, yang belum dibalik namakan. Untuk jumlahnya, sampai berita ini diturunkan masih dalam.proses evaluasi.”Untuk jumlah kendaraan plat merah yang menunggak saat ini masih kami evaluasi,” pungkasnya. (jkwi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *