Grobogan-Inspirasiline.com. Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi bersama Komando Distrik Militer (KODIM) 0717 Purwodadi, Camat Klambu, Komando Rayon Militer (KORAMIL) Klambu, Polisi Sektor (POLSEK) Klambu, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Satu (I) Blora, Pramuka Saka Wana Bakti Purwodadi, Jajaran Perangkat Desa Penganten Kecamatan Klambu, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan perwakilan Ikatan Istri Karyawan (IIK) Perhutani KPH Purwodadi melaksanakan Groundbraeaking tanaman bertempat di petak 27G luas 19,5 hektar, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Plosokerep, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penganten pada Rabu (13/11/2024).

Acara tersebut merupakan tanda awal kegiatan penanaman tanaman tahun 2024 di wilayah KPH Purwodadi, dan setelah acara groundbreaking diharapkan semua petugas bergerak untuk menanam. Kegiatan dipimpin langsung oleh Administratur KPH Purwodadi dan di ikuti oleh tamu undangan serta jajaran Perhutani sebanyak 150 peserta terdiri dari perwakilan Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH), Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) dan Karyawan Millenial untuk menambah keahliannya dalam bidang tanaman.
Pada kesempatan tersebut Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran dan dukungan bapak Dandim, Camat, Kapolsek, Danramil, CDK I Blora, Kepala Desa Penganten beserta jajaranya, Pada tahun 2024 luas tanaman di KPH Purwodadi seluas 429,35 hektar, menyebar di delapan (8) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) dengan tanaman jenis Jati, Kaliandra, Gamal, Kayu Putih, Johar, Randu, Sukun dan rimba campur berupa tanaman buah-buahan dengan jumlah bibit 1.244.207 plances termasuk untuk sulaman tanaman tahun 2023 dan 2022. “Keberhasilan tanaman menjadi tanggungjawab kita bersama dan kita tidak hanya menanam namun juga harus mampu merawatnya hingga akhir daur tanaman sehingga dapat dipanen sesuai harapan Perusahaan”, paparnya.
Komandan Komando Distrik Militer (DANDIM) 0717 Purwodadi melalui Kepala Staf KODIM (KASDIM) Mayor Achmad Mashud Ichfani menyampaikan rasa bangganya dapat mendukung kegiatan Perhutani di wilayah kerjanya, ini adalah kegiatan yang sangat positif terutama untuk pencegahan bahaya banjir karena dengan hutan yang lebat maka akan ada peresapan air yang tinggi sehingga tidak banjir dan akan cukup untuk persediaan air pada musim kemarau melalui sumber air atau sumur warga sekitar hutan. “Sejarah menjelaskan keberhasilan para pejuang kemerdekaan tidak lepas dari bantuan hutan yang lebat untuk perlindungan dan sumber kehidupannya sehari-hari, menanam sekarang untuk dapat dinikmati anak cucu kita” tambahnya. (jkw/sus)
