Rumah Hampir Ambruk, Bupati Sragen Yakinkan Lansia Tinggal bersama Anak

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Selasa Sore (25/3/2025) Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Mengunjungi Rumah Warga Dusun Beku, Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan Yang Hampir Runtuh. Sastro Semito Sakimin, Pemilik Rumah, Mengaku Enggan Meninggalkan Gubuknya Meskipun Untuk Tinggal Bersama Putri Semata Wayangnya, Samiyem, Yang Tempat Tinggalnya Tepat Berada Di Belakang Dapurnya.

“Kadang Ada Ular Yang Makan Anak Ayam. Kadang Juga Ada Ayam Yang Tidak Pulang Sampai Sore, Jadi Harus Dicari Dan Ditangkap.” Tuturnya.

Laki-Laki Berusia 95 Tahun Tersebut Mengaku Memiliki Ayam Jantan Dan Betina Sebanyak 20 Ekor, Anak Ayam 10 Ekor, Dan Telur Ayam 13 Butir. Semuanya Ia Pelihara Di Dalam Kandang Yang Terletak Di Samping Rumah.

Sementara Itu, Samiyem Mengungkapkan Sudah Berbagai Cara Dilakukannya Untuk Membujuk Sang Ayah Agar Mau Meninggalkan Huniannya Dan Pindah Bersamanya. Namun Ayahnya Tetap Menolak Karena Sudah Nyaman Dengan Rumah Yang Ditinggalinya Selama Puluhan Tahun Itu, Ia Keukeuh Hidup Sendirian Dengan Berbagai Alasan.

“Katanya Kalau Bangun Dari Kasur Harus Pegangan Tiang Rumah, Kalau Jalan Harus Memegang Kursi Dan Meja. Padahal Kalau Mau Tinggal Bersama Saya Pasti Saya Rawat Dan Bantu, Sudah Saya Sediakan Kamarnya.” Paparnya.

Kekhawatiran Akan Keselamatan Mbah Sastro, Nama Panggilannya, Membuat Bupati Sigit Pamungkas Tak Gentar Membujuk Mbah Sastro Agar Mau Meninggalkan Kediamannya. Bupati Sigit Pamungkas Bahkan Membeli Semua Ayam Berikut Telurnya Dengan Harga Yang Cukup Tinggi Dan Dibayar Tunai.

“Nanti Rumah Ini Dirobohkan BPBD Lalu Dibangun Kandang Ayam, Uang Ini Bisa Mbah simpan Atau Belikan Ayam Lagi.” Ucapnya.

Upaya Kuat Bupati Sigit Pamungkas Berbuah Manis, Sastro Akhirnya Mau Menetap Di Rumah Putrinya. Untuk Memastikan Sastro Benar-Benar Pindah, Bupati Sigit Pamungkas  Menuntun Sastro Untuk Berjalan Menuju Rumah Samiyem. Dirinya Juga Memastikan Tempat Tinggal Sastro Dan Samiyem Aman Dan Layak.

“Rumah Ibu Samiyem Cukup Luas Dan Bagus. Mbah Sastro Nanti Akan Tidur Di Kamar Bagian Belakang, Ada Akses Langsung Ke Kandang Jadi Mbah Sastro Bisa Menilik Ayamnya Kapan Saja.” Urainya.

Dalam Kesempatan Yang Dihadiri Oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika)  Mondokan, Perangkat Desa Gemantar, Dinas Pendidikan, serta Asisten dan Staf Ahli Sekretaris Daerah (Setda) Sragen Tersebut Bupati Sigit Pamungkas Juga Menyalurkan Sejumlah Bantuan Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dan Dinas Sosial (DINSOS). Santunan Meliputi Kasur Dan Selimut, Sarung Dan Pakaian Dalam, Sembako Dan Biskuit, Serta Handuk.

Demi Meyakinkan Sastro, Bupati Sragen Meminta Anggota BPBD Yang Hadir Untuk Langsung Menata Perlengkapan Tidur Yang Dibawakan BPBD Dan Dinsos Di Kamar Yang Telah Disediakan Samiyem. Dirinya Bahkan Menuruti Permintaan Sastro Yang Ingin Tidur Dengan Ranjang Lamanya.

Sayangnya Dipan Berbahan Kayu Tersebut Sudah Lapuk Dan Rawan Untuk Ambrol, Sehingga Perangkat Desa Perlu Untuk Mencarikan Amben Yang Baru Agar Sastro Tidak Kesulitan Bangun Dari Tempat Tidurnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *