Sragen Jadi Tuan Rumah Museum Jelajah 2025, Bupati Ajak Generasi Muda Cinta Sejarah

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Kabupaten Sragen menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Museum Jelajah 2025 Yang Berlangsung Di Sentra Industri Kreatif Dan Kerajinan (SIKK) Sragen, Rabu (17/9/2025). Kegiatan Yang Digagas Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Itu Mengusung Tema “Jelajah Sejarah Nusantara” Dan Menghadirkan Kolaborasi Dari Tujuh Museum Terkemuka Di Indonesia.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Hadir Dalam Agenda “Bupati Menyapa” Sebagai Rangkaian Kegiatan Festival Museum Tahunan Tersebut. Pada Momen Itu, Bupati Berinteraksi Langsung Dengan Para Peserta Workshop Museum Di Hatiku Dan Sejumlah Seniman Lokal. Suasana Berlangsung Akrab, Ditutup Dengan Prosesi Simbolis Pemecahan Gerabah Berisi Benda-Benda Kerajinan Sebagai Tanda semangat lahirnya Ide-Ide Kreatif Baru Di Bidang Seni Dan Budaya.

Kegiatan Museum Jelajah 2025 Menghadirkan Tujuh Museum Dari Berbagai Daerah, Di Antaranya: Museum Ranggawarsita (Semarang), Museum Penerangan Komunikasi Dan Informatika Komdigi (Jakarta), Museum Badan Pemeriksa Keuangan – BPK RI (Magelang), Museum Tosan Aji (Purworejo), Museum Tanah Dan Pertanian (Bogor), Dan Museum-Museum Lain Yang Berpartisipasi Dalam Pameran Kolaboratif Ini.

Dalam sambutannya, Bupati Sigit Pamungkas  Menegaskan Pentingnya Museum Sebagai Sumber Pengetahuan Sekaligus Inspirasi. Ia Berharap Masyarakat Dan Generasi Muda Dapat Memanfaatkan Pameran Ini Untuk Semakin Mengenal Akar Sejarah Dan Identitas Bangsa.

“Museum Adalah Jejak Peradaban, Jejak Masa Lalu Yang Membentuk Hari Ini. Dari Sini Kita Bisa Mengambil Pelajaran, Menumbuhkan Rasa Bangga, Sekaligus Melahirkan Kreativitas Dan Inovasi Sesuai Perkembangan Zaman. Saya Berharap Kehadiran Tujuh Museum Di Sragen Ini Mampu Memantik Rasa Penasaran Masyarakat Untuk Kemudian Berkunjung Langsung Ke Museum-Museum Tersebut,” Tutur Bupati Sigit Pamungkas.

Bupati Juga Menekankan Bahwa Museum Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menyimpan Benda-Benda Bersejarah, Melainkan Juga Wahana Edukasi Yang Menyenangkan.

“Langkah-Langkah Kecil Seperti Pameran Ini Sangat Penting, Karena Bisa Berdampak Besar Bagi Generasi Muda Dalam Menumbuhkan Kecintaan Pada Budaya Dan Sejarah,” Imbuhnya.

Orang Nomor Satu Di Sragen Itu Pun Menutup Dengan Apresiasi Kepada Seluruh Pihak Yang Terlibat Terutama Semua Seniman Dan Penggiat Budaya.

“Semoga Festival Museum Ini Memberi Kebaikan, Menambah Wawasan, Dan Membawa Manfaat Bagi Kemajuan Dunia Permuseuman Di Masa Depan,” Ucap Bupati Sragen Sigit Pamungkas.

Sementara Kepala Seksi Pelayanan Permuseuman Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, Antoni Heri Nugroho, Menjelaskan Bahwa Program Ini Bertujuan Mendekatkan Museum Dengan Masyarakat. Sebagai Festival Keliling Yang Tiap Tahun Berpindah Kabupaten/Kota Di Jawa Tengah, Museum Jelajah Diharapkan Menjadi Wahana Edukasi Yang Mampu Menarik Perhatian Generasi Digital. Dengan Menghadirkan Pameran Interaktif, Workshop, Hingga Pertunjukan Kreatif, Kegiatan Ini Menekankan Bahwa Museum Adalah Ruang Yang Hidup, Relevan, Dan Terus Berkembang.

“Masih Banyak Yang Belum Tahu Bahwa Di Jawa Tengah Saja Ada Sekitar 60 Museum. Melalui Kegiatan Seperti Ini, Masyarakat Dapat Mengenal Koleksi-Koleksi Otentik, Unik, Dan Antik, Sekaligus Memahami Nilai Sejarah Yang Terkandung Di Dalamnya,” Ujarnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *